“Merdeka Dari Covid-19”, Makna HUT RI ke-76 dalam pandangan dr. Yoseph Elkridus Gonang

  • Bagikan

“Merdeka Dari Covid-19” demikian pernyataan  sederhana dan singkat  dr. Yoseph Elkridus Gonang pengusaha muda yang bergerak di bidang kesehatan tentang bagaimana memaknai perayaan HUT RI ke-76 (17 Agustus 2021)

HUT RI 2 tahun terakhir (2020 dan 2021) menjadi spesial karena diperingati dan dirayakan di tengah pandemi.

Ibarat manusia maka negara tercinta ini sudah menjadi kakek nenek, cukup tua namun kaya pengalaman pahit manis yang malah membentuknya menjadi dewasa dan bijak.

Hal ini juga ada dalam pandangan dokter muda yang biasa disapa doktet Eky ini.

Ditemui awak media di Kliniknya di Ruko jalan Frans Seda (Rabu, 11/8), dengan serius dokter Eky menyatakan bahwa memaknai HUT RI ke-76 tahun ini maka kita juga harus mengupayakan dengan berbagai cara dan bersama agar kita “Merdeka dari Covid-19.”

Pernyataan ini diungkapkannya bukan tanpa alasan, bahwa kemerdekaan HUT RI ini, sebagai pengusaha dan peduli bidnag kesehatan bahwa paling cocok dimaknai dengan tekad bersama agar kita semua “Merdeka dari Covid-19”.

Sedang upaya-upaya untuk merdeka dari Covid 19 dengan seruan patuhi dan terapkan  protokol kesehatan, tertib dan berpartisipasi dalam kegiatan vaksinasi massal.

Semua orang harus bekerja sama dalam menjaga keharmonisan, tidak boleh ada dinamika dan konflik dalam hubungannya dengan bagaimana penanganan Pandemi Covid 19,

“Seperti yang saat ini terjadi seperti ada rebutan jenazah, dan lain-lain. Dan ini jadi tugas bersama dalam menjaga kesejukan.”ujarnya lugas.

“Ditengah pandemi kalau kita tidak bersatu, maka masalah ini akan sulit untuk diselesaikan. Karena ini butuh koordinasi multi sektor. Di saat ini semua orang harus berpartisipasi untuk memerdekakan kita semua dari Civid 19.” Ungkapnya bijak.

Point-point yang perlu diperhatikan,  ujar dr.Eky, adalah pertama  protokol kesehatan perlu diterapkan, kedua kita perlu terlibat aktif dalam vaksinasi massal.

“Tidak mungkin di masa-masa seperti saat ini semua orang merasa baik-baik saja. Tentu akan ada tekanan, stres, sehingga hal-hal seperti Covid perlu diredam dan penanganannya perlu dilaksanakan secara baik.” Katanya.

Untuk merasakan kemerdekaan disituasi pandemi seperti dengan gaung merdeka dari covid 19, dr.Eky memiliki pendapat bahwa memang pemerintah sudah berupaya melakukan penanganan dengan gencar lakukan vaksinasi,

“Saya pikir merdeka dari Covid bisa kita raih bersama. Vaksinasi massal adalah upaya riil yang sangat nyata dari pemerintah dengan dukungan pemerintah dan masyarakat agar kita semua bebas dari Covid. Itu gaung HUT RI ke 76 tahun ini menurut pandangan saya. Seharusnya dengan upaya vaksinasi massal sudah menjadi gaung dan pekikan bersama dalam merayakan HUT RI untuk merdeka dari Covid 19.” Ulasnya.

Dukungan masyarakat adalah dengan mendukung sukses upaya vaksinasi massal.

“Itu saja solusinya mengalahkan pandemi. Kalau tidak pandemi akan sulit dikalahkan. Dengan vaksinasi massal maka akan tercipta Herd Community atau kekebalan bersama. Disitu akan mampu dilawan. Prokes pada urutan pertama dan kedua vaksin, itu solusi agar “merdeka dari Covid 19.” Ujarnya.

Bagi orang muda dalam memaknai dan mengisi kemerdekaan di usia 76 tahun ini, dr.Eky beri saran agar orang muda harus tampil paling depan untuk masa sekarang dan masa depan. “Pandemi yang sekarang ini terjadi akan sangat mengganggu banyak hal. Termasuk masa depan kaum musa. Karena banyak sekolah, pelayanan publik, ekonomi  dan sosial juga menjafi tidak maksimal. Kita berbicara tentang masa depan maka butuh kerja keras maksimal. Karena bertahan dari  masa-masa pandemi.”  Katanya menyarankan.

Kaum muda, ujarnya juga harus jadi teladan dan garda terdepan untuk taat protokol kesehatan.

“Karena orang muda daya tahan tubuh lebih kuat, tapi bisa jadi carier bagi keluarga, maka harus jadi garda terdepan dan pelopor taat prokes dan vaksin.” Katanya.

Menjadi kaum muda harus punya mindset yang maju, karena ketika pandemi datang banyak hal berubah ; dari konvensional menjadi digital.

Banyak kebiasaan berubah seperti WFH Kerja dari rumah, belajar dari rumah, artinya dunia berubah. Jadi kaum muda mindset harus berubah. Bnayak hal harus dipelajri untuk pengembangan diri.

Pola usaha juga berubah, kaum muda juga bisa manfaatkan media digital untuk memulai usaha. Kaum muda tidak bisa lambat dan menunggu semua normal baru mau belajar, mau usaha atau cari kerja. Sekarang dunia usaha luas, mencari pekerjaan di era digital sebenarnya makin mudah. Dengan menawarkan  keterampilan di medsos maka kesempatan memeproleh pekerjaan makin mudah. Kita desain, videografi, buat konten itukan sebenarnya salah satu cara untuk memperoleh pekerjaan.

“Sebenarnya Covid  ini memang masalah, tapi bisa jadi peluang tergantung kita melihatnya dari aspek yang mana.” Cetus menyemangati.

Seharusnya orang muda yang lebih peka dan sensitif terhadap dunia digital memanfaatkan peluang ini. Kalau orangtua perlu belajar lagi tentang sosial media dan sebagainya. Orang muda yang sehari-hari bergelut bsia lebih cepat peroleh peluang.

Pengangguran intelektual snagat berbahaya damenjadi perhatian serius saya setelah lulus. Menciptakan lapangan kerja dan mempekerjakan orang lain itu adalah prinsip yang harus ada pada orang muda.

Ia juga mengatakan bahwa secara de facto orang Indonesia belum menikmati kemerdekaan karena masih banyak hal yang kita masih tergantung kepada negara lain.

Saran bagi pemerintah adalah mengatasi masalah pengangguran demgan merubah mindset berpikir atau revolusi mental.

Metode pendidikan harus relevan sesuai perubahan jaman.

Lalu akses aau dengan dunia digital dekarang lebih muda, tapi tetap dukungan pemerintah lewat program pelatihan, kontrol dan pendampingan.

Bidang fokasi adalah bidang yang menjadi solusi juga untuk mengatasi pengangguran saat ini dengan memperbanyak pendidikan keterampilan, skil.

Bagi orang muda harus jadi pelopor kemajuan bukan pengekor. Harus bisa membuat terobosan, harus jadi anak muda yang kreaif dan inovatif.

Jangan pernah menunggu semua sempurna baru mau memulai suatu usaha. Harus berani memulai dan dalam perjalanan akan  berproses secara alami menuju perubahan.|| juli br

 

  • Bagikan