Gusty, Rintis Indo Murah Kupang Bukan Hanya Perkaya Diri Tapi Majukan UKM

  • Bagikan

KUPANG, TOPNewsNTT|| Kebutuhan akan Android dengan segala aksesorisnya makin tinggi di kota Kupang. Seiring dengan pemberlakuan Work and Learn from Home (bekerja dan belajar dari rumah) akibat PPKM karena makin meningkatkan pernularan Covid di masyarakat.

Kebutuhan akan android dan aksesorisnya ini saat ini bisa terlayani dengan munculny usaha yang memenuhi kebutuhan tersebut.

Salah satunya adalah  PUSAT AGEN GROSIR AKSESORIS HP & PRABOT UNIK Toko Indo Murah yang berpusat di kelurahan Nunbaun Sabu, dan dua toko cabang di Kelurahan Oesapa dab Lippo Plaza.

Karyawan Toko Indo Murah NBS

Toko Indo Murah salah salah satu toko yang menjual berbagai accesoris dengan mengikuti perkembangan zaman saat ini.

Tapi ada yang menarik dari prinsip managemen usaha Gusti, yang patut diacungi jempol.

Pria asal Ende ini merintis usaha Toko bukan sekedar ingin perkaya diri tapi ingin lahirkan pelaku UKM baru di Kota Kupang dengan  menjadi member dan peroleh harga murah sesuai harga distributor untuk selanjutnya member dapat membuka usaha retail sendiri.

Hal ini terungkap saat bincang santai di tokonya di kelurahan NBS (Jumat, 13/8).

Gusti  menuturkan usaha ini sudah ia jalankan sejak tahun 2019 sampai saat ini . Usaha yang dibangun ini masih dengan modal awal miliknya sebesar 5 juta rupiah.

“Saat mulai usaha hanya dengan modal lima juta dengan buka lapak di teras rumah di depan jalan beberapa meter dari ruko.ni.” ungkapnya.

Indo Murah, menurut pria yang lama merantau di Makasar ini,  merupakan usaha yang difokuskan untuk tujuan pemberdayaan UMK untuk daerah Kupang dan luar kota Kupang seperti Flores

“Jadi Indo Murah ini lebih fokus pada pemberdayaan UMK untuk daerah Kupang maupun diluar pulau seperti Flores.” Ungkapnya awali bincang kami.

“Sistem pemasaran di  Indo Murah sendiri terdapat 2 sistem,  yang pertama jenis umum, untuk jenis ini proses pembeliannya digunakan untuk diri sendiri dengan harga pasaran,  dan kedua adalah sistem penjualan kepada member.” Jelasnya.

Saat ini, dengan makin banyaknya penggangguran akibat pandemi, ia berharap dengan adanya Toko Indo Murah yang memberi peluang usaha lewat pembelian sistem member dan maka akan muncul pengusaha retail baru. “Dengan sistem member ini semoga dapat membantu mengurangi angka penggangguran, yakni dengan memberikan mereka peluang untuk berjualan online. Walaupun hp android bukanlah kebutuhan pokok, akan tetapi saat ini android sudah banyak digunakan sehingga otomatis aksesoris menjadi kebutuhan yang dicari. Karena saat ini  sudah banyak yang menggunakan android sehingga tampilan android juga menjadi sangat penting” tuturnya lagi.

Dengan sistem member, lanjut Gusti, pelanggan dapat melakukan pembelian untuk dijual kembali sehingga selisih antara sistem penjuln kepada umum dengan member sebesar 25%,

“Jadi daripada mereka ambil dari jauh ongkos kirimnya besar, maka  lebih baik mereka ambil dari tempat kami dalam jumlah banyak dengan harga yang sama dari pusatnya” Ujarnya.

“Tujuan saya membuka usaha ini juga karena ingin sebuah usaha dengan sistem managemen yang lannya. Sistem seperti ini, berbeda dengan ditempat lain. Orang membangun usaha untuk diri sendiri tetapi saya berpikir bagaimana kalau saya membangun usaha yang bisa membantu orang banyak.” Pungkasnya mengungkapkan.

Bahkan ia sampai melakukan promosi melalui Kaboax dengan tujuan membuka lapangan kerja yang tentu akan  mengurangi angka penggangguran.

“Karena banyak orang yang ingin membuka usaha di tempat mereka namun tidak memiliki tempat usaha yang memadai,  juga modal usaha yang tidak ada. Kalau di tempat kami ini kami membuka peluang buat ibu-ibu yang ingin berjualan hanya  dengan modal awal 1 juta saja. Yaitu dengan menjadi  member, yang nanti setelah kami daftarkan,  harga pembelian untuk memberpun sudah khusus.” Jelasnya.

Menjadi member, syaratnya hnaya dengan fotokopi KTP dan memiliki modal awal sebesar 1 juta rupiah,  tanpa  biaya adminnya alias gratis.

“Setelah daftar  kami akan memberikan kartu member. Hingga  saat ini yang menjadi member di sini ² sudah mencapai 100 orang lebih.” Ungkapnya bangga.

Selama 2 tahun beroperasi toko Indo Murah alami perkembangan lumayan pesat, terbukti mereka  sudah  memiliki 2 toko anak cabang di Lipo Plaza dan Kelurahan Oesapa. Sedangkan toko cabang utama berada di Kelurahan NBS ini.

Usaha seperti ini, ujarnya, harus mengikuti perkembangan produk terbaru sesuai kebutuhan masyarakat akan teknology sehingga harus terus mengupdate perkembangan, jika tidak maka akan usaha akan colaps.

“Barang-barang yang dijual ini bersifat musiman sehingga kedepannya kami mencoba mengikuti perkembangan dengan terus mengupdate produksi terbaru. Hingga saat ini memang kita masih menggunakan android tetapi kedepannya belum tentu masih sama. Bisa saja sudah tidak menggunakan android lagi. bisa saja ketong sonde pegang hape lai, tapi menggunakan semacam face shield, misalnya kan sonde tau” imbuhnya dalam dialeg Kupang.

Ia memberi saran kepada siapa saja yang ingin memulai sebuah usaha yaitu pertama rajin mengikuti perkembangan zaman serta mengapdate perkembangan tersebut.  Jika tidak mengantisiipasinya seperti yang dilakukan oleh pengusaha lain maka usaha akan cepat colaps,

“Tapi  kendala adalah pecut menuju sukses jika dimanagemen dengab positoi.  kalau ini berusaha harus berani dan nekat untuk mengikuti perkembangan zaman,   ya artinya kalau mau menjual begini artinya kita harus nekat dan berani”ujarnya kembali.

Kendala yang ia hadapi saat pandemi ini yakni banyak pembeli yang ingin berkunjung seringkali tidak bisa menerima penerapan prokes yang osaat datang ke toko yaitu  orang yang berwawasan minim kadang datang kita minta cuci tangan mereka berpikir ngapain kami disuruh cuci tangan dan menggunakan masker hidung hidung saya, tangan juga tangan saya karena ketika kami menerapkan prokes mereka yang tadinya ingin masuk kemudian tidak jadi” ujarnya. Akan tetapi seiring berjalannya waktu kemudian mereka makin mengerti bahwa covid19 merupakan penyakit berbahaya sehingga harus menaati prokes.” Ungkapnya prihtin.

Ia memberi tips bagi generasi milenial yang ingin membangun usaha, pertama jangan bangun usaha untuk untung banyak, setiap usaha ada resiko rugi tapi  harus banyak tabah karena setiap usaha yang dibangun tentu aka dinamikanya maju mundur, untung rugi, tapi tetap maju.

Memang untuk sukses adalah berdasarkan kehendak Tuhan, kalau memang ditakdirkan untuk berusaha maka akan jalan dengan sendirinya,

“Namanya membuka usaha harus ulet dan rajin percuma niat usaha tetapi tidak rajin.” tutupnya.|| JULI BR

  • Bagikan