Elent Lukas : “Penyaluran Dana BPUM Melalui BNI Cabang Kupang Lancar Tanpa Kendala”

KUPANG, TOP News NTT■■Elent I.H.Lukas, Pemimpin Bidang Pembinaan  Pelayanan Nasabah Bank Negara Indonesia Cabang Kupang menjelaskan kepada media ini, (Rabu, 21/10) di ruang kerjanya, terkait pelayanan penyaluran BPUM bagi masyarakat NTT, yang selama ini berjalan dengan lancar dan nyaris tanpa kendala, walaupun dalam masa pandemi dan ada pembatasan sosial.

Dijelaskan Elent, bahwa penyaluran lewat BNI Cabang Kupang merupakan  pengusulan dari Dinas Koperasi dan Ketenagakerjaan Provinsi NTT dan PNM Mekar Persero yang tersebar di 11 kabupaten/kota. Usulan PNM Persero sebanyak 46 ribu penerima,  sisanya usulan Dinas Koperasi dan Ketenagakerjaan Provinsi NTT dan kabupaten/kota.

Teknis pencairan di BNI Cabang Kupang yaitu dengan memberi buku tabungan ke AO yang ada di tiga kecamatan  di Kupang yaitu di Maulafa, Kelapa Lima dan Alak. Ada juga di Soe, Kefa dan  Malaka (Belu dan Atambua), Waikabubak, Waingapu dan Waetabula (Sumba), Kalabahi, Rote Sabu itu masuk kota Kupang, dan Kupang Timur di Babau.” Jelasnya lebih detil.

Selama proses pencairan dana BPUM di BNI Cabang Kupang, menurut Elent  tidak ada kendala berarti,  baik untuk pelayanan umum maupun dana BPUM.
“Karena di masa pandemi dan harus menaati protokol kesehatan, maka prosedur pelayanan juga diatur sedemikian rupa sehingga menghindari kerumunan dengan mengatur alur keluar masuk nasabah. Jadi di lobby kami sudah tambahkan satu counter menjadi 5 agar pelayanan bisa berjalan tanpa kendala. Jadi untuk pelayanan tidak ada perubahan ataupun kendala berarti. Semua berjalan normal, tidak ada yang diubah. Hanya antrian  nasabah saja yang diatur lebih teratur dan dibatasi agar jangan terjadi penumpukan saja, selebihnya berjalan normal. Saya sampaikan ke nasabah bahwa jika kita tidak taati aturan protokol kesehatan, imbasnya ke semua pihak, orang lain, diri sendiri dan keluarga terutama. Jadi kendala yang berarti tidak ada.” Ungkapnya.

“Kendala, jika adapun,  maka hanya pada data KTP terkait NIK dan penulisan nama saja.Tapi sejauh ini BNI Cabang Kupang selalu berkoordinasi dengan AO PNM saja, karena PNM Mekar (Perusahaan  Permodalan Nasional Madani)  lebih tahu anggotanya. Nasabah lama (existing)  nomor rekeningnya sudah ada, begitu dana masuk maka akan ada  sms notifikasi. Sepanjang data mendukung, maka ketika  datang ke sini bawa KTP,  lapor,  kita verifikasi,  buka blokir, uang masuk ke rekening nasabah. Sejauh ini tidak ada masalah berarti.” Ungkap Elent lagi.

Jam pelayanan, ujar Elent lagi,  berjalan normal yaitu dari pukul  09.00 -15.00 wita. Pelayanan  tidak bedakan antara pencairan dana bantuan Covid-19 dan nasabah umum.
“Hanya kecepatan pelayanannya ditambah, dan penambahan satu counter.” Ungkapnya lagi.
“Harapan kami, agar masyarakat tidak resah karena pelayanan di BNI Cabang Kupang tidak akan dipersulit, baik umum maupun penerima Dana BPUM.” Tandasnya.

Kepada masyarakat  penerima Bantuan BPUM, kami  mengharapkan kerja sama yang baik dengan tetap menaati protab kesehatan untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di kota Kupang. Di BNI Cabang Kupang ada Over Voice yang diputar setiap satu jam sekali untuk mendukung upaya pemerintah dalam penanganan penyebaran Covid.

“Pemerintah sudah sangat memperhatikan masyarakat dalam masa pandemi ini dengan memberikan bantuan bagi  BPUM untuk mendorong daya beli masyarakat atau ekonomi kekuarga. Kita hanya tinggal menaati protokol kesehatannya saja, untuk menjaga semua masyarakat NTT agar sejahtera dan bisa merasakan program bantuan itu.” Ujarnya diakhir wawancara kami.■■ juli br

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *