ASDP Kupang Nyatakan Jalur Kupang-Rote Merugi, Garda Maritim Siap Ambil Alih

KUPANG, TOPNewsNTT|| Dirut PT Garda Maritim perusahaan yang menaungi KMP Garda Maritim tujuan Rote-Kupang, Usack Benu kepada media ini, menyatakan jika ASDP Kupang merasa merugi selama mengoperasikan KMP jalur Kupanf-Rote, maka Garda Maritim siap

Pernyataan ini diungkapkan Usack kepada topnewsntt.com menanggapi pernyataan GM ASDP Kupang Cypriyitno bahwa selama ini ASDP alami kerugian sebesar Rp30 M saat mengelola Kapal Fery Penyebrangan plat merah itu dengan jalur Kupang-Rote.
“Kami dari managemen Garda Maritim 3 siap mengambil alih pelayaran Kupang-Rote, jika memang ASDP Kupang alami kerugian Rp30 M selama menjalankan KMP ASDP ke sana. Karena ASDP merasa jalur Kupang-Rote Okupansinya merugi maka kami dari Garda Maritim siap ambil alih Jalur Kupang-Rote dengan menambah satu lagi armada Garda Maritim ” tandas Usack.

“Bukan hanya itu ketika 2 kapal kami melayani Kupang-Rote, maka kami akan memberikan service lebih dengan menambah durasi pelayaran. Yang sekarang 1x Pulang-Pergi, maka kami akan menambah dengan 2x Pulang-Pergi atau 3 trip Kupang- Rote.” Jelasnya lagi.

Sebagai pihak swasta yang ingin serius terjun di sektor transportasi laut, dengan komitmen menghasilkan pelayanan yang memuaskan masyarakat, Usack menyatakan tidak apa-apa, jika mereka alami kerugian.

“Alami untung dan rugi adalah hal biada dalam bisnis, tapi demi melayani masyarakat, kami berani ambil resiko.” Tandasnya berkomitmen.

Selama ini, ASDP melayani jalur penyeberangan Kupang-Ndao ini dengan menperoleh bantuan subsidi dari pemerintah.
“Jadwal kapal tentunya akan pasti karena kita selalu ontime. Intinya komitmen kami masyarakat akan diberikan transportasi laut yang lebih lancar dan jam berapa saja mau bepergian dari Kupang ke Rote ada pilihannya.” Ungkap Usack menjamin.

Sebelumnya, GM ASDP Kupang Cupriyitno mengungkapkan dalam RDP bersama Anggota DPD RI Abraham Paul Liyanto (Rabu, 14/4) bahwa ASDP merugi Rp30M selama mengelola KMP Plat Merah jurusan Kupang Rote,
“Jujur kami akui bahwa Kupang-Rote itu adalah jalur yang  tidak ramai. Makanya kami kaget ada kapal swasta mau masuk. Karena dari kajian bisnis kami, ke Rote- Kupang dan  Rote-Kupang tidak bagus prosepeknya selama ini. Makanya kami heran ada swasta berani masuk, dan kami akui itu nekad. Selama ini jadwal KMP ASDP Kupang jalankan dua kapal. Kalau ramai kami jalan tapi kalau sepi kami tidak jalan. Sebelum Garda Maritim 3 masuk ada swasta mau masuk  kita infokan seperti ini kondisinya. Kita akan lihat seberapa kuat GM 3. Kami saja yang kapal subsidi  selama ini sudah merugi 30 M. Makanya kami heran Garda Maritim 3 yang swasta kok nekad, kita akan lihat seberapa kuat GM bertahan.” Tandas Cuprityitno dalam Rapat Dengar Pendapat terkait keluhan buruknya pelayanan Pelabuhan oleh ASDP Kupang terhadap managemen KMP Garda Maritim 3 yang digelar oleh DPD RI Abrahama Paul Liyanto bersama pihak dinas terkait di gedung DPD RI NTT (Rabu, 14/04).||| juli br

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *