Yunus Takandewa, Duduki Kursi Ketua Sementara DPRD Provinsi NTT

NTT, TOP NEWS NTT ■■ Politisi Partai PDIP anggota DPRD Provinsi periode 2019-2024 Yunus Takandewa yang wakili dapil Daratan Sumba terpilih menduduki kursi ketua sementara DPRD Provinsi NTT sampai ketua definitif di tentukan dan dilantik.

Tugas Yunus adalah memimpin sidang dewan pada masa sidang 2019-2020 yang berlangsung esok hari Rabu, 4/9/2019 di Ruang Sidang Utama, dan agenda-agenda DPRD lainnya sampai Ketua definitiv terpilih dan dilantik.

Dalam wawancara singkat, Yunus yang sudah terpilih kedua kalinya didapil yang sama, menyatakan bahwa dirinya hanya menjabat sementara sambil menunggu penetapan dan pelantikan ketua definitif. Yunus didampingi oleh wakil ketua sementara Muhammad Ansor fraksi Golkar dapil 1 Kota Kupang.

Komitmen dirinya sebagai ketua sementara adalah akan menjalankan tugas dan fungsi ketua definitif antara lain memimpin sidang dan bermitra dan bersinergis bersama pemprov dalam menyukseskan program gubernur NTT “NTT Bnagkit, NTT Sejahtera.” Selain itu mengawasi kinerja pemerintah provinsi dalam mewujudkan semua janji politik gubernur dan wakil gubernur NTT. Menentukan bugdet anggaran bagi 22 kabupatwn kota dan dinas-dinas, memimpin rapat pembentukan perda, dan memdorong semua legislatif untuk pro-aktif  dalam menjaring aspirasi rakyat, memperjuangkannya dan mengawasi kinerja pemerintah dalam perwujudan program kerja gubernur demi kesejahteraan masyarakat NTT.

Yunus berharap tugas ketua sementara bisa cepat selesai dengan terpilihnya ketua definitif. “Lebih cepat lebih baik. Biar kami bisa kerja konsisten menjaring dan mewujudkan aspirasi masyarakat didapil kami dan terutama masyarakat NTT. Saya berterima kasih yang sebesar-besarnya, sedalam-dalamnya dan penghargaan setinggi-tingginya bagi KPU sebagai penyelenggara pemilu, Bawaslu sebagai pengawan pemilu, Parpol, pemerintah dan masyarakat pemilih atas seluruh ramgkaian proses pemilu serentak yang berlangsung kondusif dan bersih, serta masyarakat pemilih di Dapil Saratan Sumba, dan NTT yang sudah mempercayakan suaranya sehingga saya terpilih lagi. Saya harapkan dukungan dan kontrol masyarakat bagi saya selama 5 tahun kedepan.” Ujarnya.

Yunus mwnyatakan bahwa kendala utama di NTT adalah kemiskinan, pendidikan, stunting, kesehatan dan lain-lain yang jadi penghambat bagi pertumbuhan ekonomi NTT.

Ia berharap dengan formasi legislatif provinsi NTT yang baru bisa sinergi dengan pemerintah provinsi, kabupatn Kota dan masyarakat dan stake holder lainnya menyatukan irama untuk bangun NTT ke arah lebih baik. Dengan potensi garam, kelor, sophia, pariwisata sebagai leading secktor, maka NTT bisa bangkit dari keterpurukan yang nelekat selama ini.
“Suara rakyat adalah amanah, harys dijaga dan dilaksanakan.” Ujarnya diakhir wawancara. ■■ juli br

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *