Wawali Herman Man Buka Pelatihan Kewirausahaan Bagi Pelaku UKM

KUPANG, Top News NTT ■■ Wakil Wali Kota Kupang dr.Hermanus Man membuka kegiatan Pelatihan Kewirausahaan bagi Usaha Kecil dan Menengah (UKM) yang diselenggarakan oleh Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Kota Kupang bertempat di Aula Nusantara Kantor Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan (LPMP) Propinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Senin (16/9).

Pembukaan ditandai dengan pengalungan tanda peserta oleh Wakil Wali Kota Kupang dr.Hermanus Man. Pelatihan akan berlangsung  selama 3 (tiga) hari (16–19 September 2019) yang diikuti oleh 50 (lima puluh) pelaku usaha mikro kecil dan menengah se-Kota Kupang.

“Dalam rangka mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat khususnya ekonomi usaha, maka perlu dilakukan pemberdayaan dan pendampingan terhadap pelaku usaha mikro kecil di Kota Kupang. Alasan pemberian pelatihan dan pendampingan karena pelaku usaha (khususnga UKM),  adalah sebagai salah satu sumber ekonomi kerakyatan yang berusaha dalam sektor informal sehingga perlu dilakukan kemudahan dalam pemberdayaan”, ujar Kepala Bidang Pemberdayaan Usaha Kecil Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Kota Kupang, dra. Frederika K. Zagora selaku Ketua Panitia.

Pemerintah daerah dalam upaya untuk penguatan ekonomi daerah dengan melihat perkembangan ekonomi masyarakat yang semakin bersaing maka perlu untuk mendukung para pelaku usaha dan diberikan bekal untuk meningkatkan keterampilan agar usahanya dapat berkembang dengan baik.

Dengan adanya pelatihan kewirausahaan yang diperuntukan bagi pelaku usaha khususnya pelaku UKM dibidang penjahit yang ada di Kota Kupang,  Pemerintah Daerah Kota Kupang melalui Dinas Koperasi dan UKM Kota Kupang sebagai Pembina terhadap perkembangan Pelaku Usaha Mikro dan menengah di Kota Kupang, diharapkan dapat membantu dan menunjang pelaku usaha dalam upaya untuk memecahkan permasalahan yang dihadapi oleh pelaku usaha sehingga meningkatkan mutu dan hasil produksinya agar dapat meningkatkan keterampilan yang berdampak pada peningkatan pendapatan dan modal usaha serta kesejahteraan masyarakat secara umumnya.

“Tujuan pelaksanaan yaitu untuk memberikan tambahan keterampilan dan dalam memanfaatkan kain perca, meningkatkan kualitas hasil produksi usaha yang berdaya saing baik, dan meningkatkan mutu pelayanan kepada konsumen serta meningkatkan kesejahteraan bagi pelaku usaha khususnya bagi penjahit.” jelas dra. Frederika K. Zagora.

Hasil yang diharapkan melalui pelatihan yakni meningkatkan keterampilan, pengetahuan dan dapat menghasilkan produk keterampilan yang berdaya saing baik kualitas maupun mutunya , memberikan penjelasan tentang kebijakan umum koperasi dan UKM kepada seluruh pelaku UKM yang ada di Kota Kupang sehingga dapat memahami tentang regulasi usaha serta proses untuk kegiatan usaha.

Peserta juga dapat mengetahui dan melakukan pemasaran produk dan jasanya melalui media online, dan peserta dapat mengetahui dan memanfaatkan kain perca untuk menghasilkan produk yang bermanfaat dan berkualitas sehingga dapat menghasilkan produk bernilai dan mendapatkan keuntungan bagi pelaku usaha.
“Melalui Dinas Koperasi dan UKM, Pemerintah Kota Kupang ingin mencetak pengusaha-pengusaha kecil dan menengah dalam kaitan dengan usaha menjahit. Usaha ini adalah usaha yang tidak pernah berhenti karena berhubungan dengan kebutuhan akan penggunaan pakaian sehingga dibutuhkan kader – kader pengusaha dalam bidang jahit – menjahit. Oleh karena itu, pemerintah mengadakan pelatihan bagi pelaku UKM yang dihimpun dari seluruh kecamatan yang ada di Kota Kupang” ujar Wakil Walikota Kupang dr. Hermanus Man dalam sambutannya.

Hal yang paling utama adalah peserta dapat membawa pengetahuan dan membawa wawasan termasuk mengetahui bagaimana mengembangkan sebuah usaha dan yang paling penting adalah keterampilan seperti membuat kain perca menjadi keset, serbet, dan rupa-rupa lainnya sehingga hasil jahitan dapat disenangi oleh konsumen. Kader- kader pengusaha dalam usaha menjahit dan konveksi dapat menciptakan lapangan kerja.

Untuk mendukung kegiatan pelatihan ini maka dinas Koperasi dan UKM Kota Kupang mendatangkan pelatih yang profesional dari Jogyakarta, Propinsi Daerah Istimewa Jogyakarta untuk membagi ilmu bagi peserta Pelatihan UKM agar dapat menjadi penjahit – penjahit yang hebat untuk Kota Kupang. “Saya berharap agar melalui pelatihan kewirusahaan ini para narasumber dapat membimbing para peserta dengan baik dan cermat dan juga peserta dapat mengikuti pelatihan dengan baik sehingga pelatihan ini dapat bermanfaat secara baik”, kata dr. Hermanus Man menutup sambutan.

Narasumber pelatihan kewirausahaan berasal dari Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kota Kupang, Drs. Danberty E. Ndapamerang, Sekretaris Dinas Koperasi dan UKM Kota Kupang Arnoldus Kay, SE, Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi NTT yang diwakili oleh Muhammad A. L. Hakim dan Safaat Tri Widodo, serta instruktur dari Jogja Klini Craft yakni Sulastri Ningsih dan Drs. Arf Hartono.

Materi yang disampaikan yaitu ‘Kebijakan Umum Koperasi dan UKM Kota Kupang’,  ‘Sumber-sumber pembiayaan dan penjualan secara online’, ‘Undang – Undang Nomor 20 Tahun 2008 tentang Usaha Mikro Kecil dan Menengah, Kemitraan Usaha serta Praktek Pembuatan Souvenir dari Kain Perca.’■■ Juli br

Sumber : SP Bagian  Humas Kota Kupang

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *