Walikota Kupang Awasi Langsung Pemasangan Lampu Hias Di Jalan El Tari

Kota, Topnewsntt.com., Kamis malam sekitar pukul 00.40 wita, walikota Kupang DR.Jefry Riwu Kore lakukan pengawasan langsung pemasangan 10 unit lampu hias berbentuk sasando di jalan El Tari Kupang. Kepada media ini yang kebetulan melintas dan mewawancarainya, Jefry menjelaskan bahwa lampu-lampu hias ini adalah dari sisa anggaran pengadaan lampu hias dan lampu jalan TA 2018 sebesar Rp.38 milyar. Yang seharusnya sudah selesai Agustus 2018.

Pengawasan pemasangan lampu ini dimaksudkan sebagai bentuk percepatan pelaksanaan program penerangan jalan dalam rangka memperindah kota Kupang. Agar tidak terjadi keterlambatan seperti tahun anggaran 2017 yang belum selesai hingga limit waktu yang ditetapkan.

“Pengawasan ini sebagai bentuk upaya percepatan pelaksanaan program memperindah dan menerangi jalan-jakan protokol saja. Agar terrealisasi sesuai limit waktu yang sudah  ditetapkan sehingga tidak ada penumpukan materi pekerjaan dan material, serta  menghindari kerusakan material  lampu juga. Dan yang dipakai untuk pengadaan lampu hias adalah “home made” dari Solo yang harganya  adalah sekitar Rp.100 juta lebih. Sedangkan harga per unit adalah Rp.4 juta. Yang mahal adalah biaya pengiriman.” Jelasnya.

Menurutnya Walikota, tujuan pemasangan lampu-lampu hias ini jelas walikota adalah dalam rangka memperindah kota Kupang. Dan akan ada sekitar 3 jenis lampu hias yaitu yang berbentuk Sepe, Sasando, dan Sepe Viver yang semuanya ada 200 unit. Dan yang baru selesai dibuay hanya 70 unit, dan berbentuk air mancur 4 unit. Lampu hias ini akan bisa dilepas sesuai moment hari raya atau moment perayaan agama yang ada. Seperti pada saat idul fitri akan di pasang ikon idul fitri dan natal. Dan waktu nyala lampu ini dari jam 18.00 – 00.00 wita. Sumber listrik berasal  dari PLN.

Rangkaian foto kegiatan Walikota Kupang DR.Jefry Riwu Kore yang lakukan pengawasan langsung pemasangan 10 lampu hias “sasando” di jalan el tari (Kamis, 00.45 wita) 

Jefry berharap pemasangan 1.000 titik lampu yang akan di jalan-jalan protokol akan memberi warna dan suasana  berbeda untuk Kota Kupang.  Sedangkan  lampu jalan solar cell yang berukuran 80 watt akan dibuka dan dipasang di jalan-jalan masuk kelurahan.

Walikota juga beberkan bahwa Pemkot dalam TA 2019 akan diupayakan pengadaan mobil operasional khusus bagi perawatan lampu jalan dan lampu hias. Karena untuk tahun 2019 sudah dianggarkan sekitar  Rp.40 milyar untuk pengadaan lampu hias dan lampu jalan. “Namun karena lampu hias ini menggunakan tenaga listrik PLN maka sekitar Rp. 20 milyar akan dibayarkan ke PLN, sisanya untuk pengadaan lagi lampu hias dan lampu jalan. Karena pemerintah  inginkan agar Kota Kupang harus lebih terang terutama di seluruh jalan protokol. Kami harapkan bulan Mei 2019 sudah selesai. Sedangkan depan hotel Neo akan diganti lampu yang baru.” Tandasnya bersemangat.

Dijelaskan lebih lanjut oleh walikota bahwa akan ada penataan 5 Taman di kota Kupang, yaiti taman di bandara El Tari Penfui yaitu Taman Adi Pura, Taman Kasih, taman depan rumah berbie, Taman Nostalgia, Ina Boi dan Taman Patung Sonbai. Dan semuanya sementara akan dilelang. “Program ini adalah karena hasil efisiensi dari beberapa item pengeluaran di pemkot seperti belanja pegawai, perjalanan dinas dan beberapa pengeluaran yang di nilai tidak bergitu urgent.” Akunya.  **))juli br

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *