Wali Kota Kupang Buka Workshop ‘Panggilan Menolong Bumi’

KUPANG, TOP NEWS NTT ■■ Dr. Jefritson R. Riwu Kore, MM, MH, Wali Kota Kupang membuka acara Workshop ‘Panggilan Menolong Bumi’ yang diselenggarakan oleh Komunitas Peacemaker Kupang (KOMPAK) di Aula Rujab Wali Kota Kupang, Jumat (13/9). Workshop diselenggarakan dalam rangka gerakan bersama #JedaUntukIklim yang akan dimulai pada 20 September 2019, 3 (tiga) hari sebelum konferensi iklim darurat PBB, dan dilanjutkan hingga 27 September 2019.

Ketua Panitia Workshop, Lusia Carningsi Bunga, S.Pd, dalam laporannya menyampaikan bahwa  kegiatan workshop merupakan bentuk partisipasi Komunitas Orang Muda Lintas Agama bersama semua orang muda dari seluruh dunia untuk menyuarakan keadilan iklim lewat  aksi #JedaUntukIklim.

KOMPAK juga telah mengadakan beberapa kegiatan bersama dengan Orang Muda Kota Kupang dan jejaring yang diharapkan dapat menyumbangkan menciptakan keadilan iklim. Kegiatan ini menjadi bagian yang tidak  terpisahkan untuk menghadirkan narasi positif bagi masyarakat umum dan sosial media tentang orang muda melawan ketidakadilan iklim dan meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menciptakan solusi krisis iklim yang berorientasi pada keadilan dan kesetaraan serta sebagai bentuk advokasi orang muda terhadap pemerintah untuk menjamin pembangunan Kota Kupang yang berwawasan lingkungan.

Pelaksanaan Workshop ‘Panggilan Menolong Bumi’ sejalan dengan misi Kupang Hijau yakni mempersiapkan Kota Kupang menuju metropolitan yang berwawasan lingkungan. Tujuan pelaksanaan kegiatan yakni meningkatkan kesadaran masyarakat dan Pemerintah untuk menciptakan solusi krisis iklim yang berorientasi pada keadilan dan kesetaraan lingkungan; mengajak masyarakat umum merawat bumi, mulai dari diri sendiri untuk iklim; kampanye jeda untuk iklim; dan mendorong Pemerintah Provinsi NTT dan Kota Kupang untuk adanya kebijakan pembangunan yang berwawasan lingkungan.

Wali Kota Kupang Dr. Jefirstson R. Riwu Kore, MM, MH juga sampaikan bahwa persoalan  lingkungan memang terkait dengan masalah iklim sehingga Pemerintah Kota Kupang sangat gencar untuk menata Kota Kupang, Kota Kasih. Dengan Gerakan membersihkan sampah, menanam pohon, dan menanam air merupakan bentuk aksi nyata dan komitmen Pemerintah Kota Kupang untuk menciptakan kestabilan iklim. “Saya memberikan apresiasi kepada KOMPAK yang telah menyelenggarakan kegiatan ini sehingga kita dapat berdiskusi dan mengkaji persoalan serta memberikan solusi untuk menata lingkungan serta iklim di Kota Kupang” ujar Wali Kota Kupang. Sebelum mengakhiri sambutannya, Wali Kota Kupang mengajak masyarakat untuk turut berperan aktif untuk menjaga kelestarian dan kebersihan lingkungan yang dapat dimulai dari lingkungan tempat tinggal.

Acara dihadiri oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kota Kupang, Yeri Sabtuhar Padji Kana, S.Sos., MM, Walhi NTT, Dominikus Balakarang, dan 50 peserta KOMPAK yang berasal dari Anggota Komunitas Peace Maker Kupang (KOMPAK), Lembaga Jejaring KOMPAK, Komunitas Orang Muda dari masing-masing Agama yang ada di Kota Kupang, Organisasi Cipayung Plus di Kota Kupang, Organisasi Mahasiswa Kedaerahan, BEM di Kota Kupang, KarangTaruna kota Kupang, Pelajar Tingkat SMA di Kota Kupang, Organisasi/Komunitas Pemerhati Lingkungan, serta Media Cetak dan Online di Kota Kupang.■■ editor : Juli br /top news ntt

Sumber : SP Bagian Humas Kota Kupang

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *