Wabup.Rote Ndao, Stefanus Saek : “TMMD percepat pembangunan di daerah, Pemda pasti dukung”

  • Bagikan

BA’A, TOPNewsNTT||TMMD Ke-111 TA 2021  wilayah KOREM 161 Wirasakti Kupang sudah selesai dilaksanakan yaitu di wilayah TMMD 111 KODIM 1604/Kupang di Kabupaten Kupang (Desa Nekmese dan Sahraen, Kecamatan Amarasi Selatan) dan TMMD KODIM 1627/Rote Ndao di wilayah Kabupaten Rote Ndao yaitu di Kecamatan Pantai Baru, Desa Laikona.

TMMD 111 TA 2021 dilaksanakan selama sebulan (16 /6-14/7), dan pada waktu bersamaan TMMD di kedua Kabupaten juga ditutup secara bersamaan yaitu pada Rabu, 14/7.

Terkait TMMD di Kabupaten Rote Ndao, media ini meminta pendapat wakil Bupati Rote Ndao Stefanus M.Saek , S.Sos,M.Si lewat sambungan seluler (Rabu, 4/7).

“Jadi terkait TMMD 111 di kabupaten Rote Ndao, itu  sudah merupakan kegiatan tahunan TNI.  Dan TMMD 111 yang dilaksanakan KODIM 1627/Rote Ndao TA 2021, merupakan kegiatan yang salah satunya atas kerja sama antara TNI/AD dan Pemda Rote Ndao, dimana mengambil kegiatan baik itu fisik dan non fisik.” Jelas Wabup.Stefanus Saek.

Kegiatan fisik, lanjut Wabup,

“Yaitu pembangunan satu jaringan irigasi di kecamatan Pantai Baru, di desa Laikona, di  lokasi Su’u Hu dengan target panjang jaringan irigasi 500 meter, dengan dukungan anggaran Rp600 juta.” Rinci Wabup.Stefanus menjelaskan.

Menurut wabup.Stefanus dukungan anggaran dari APBD kabupaten Rote Ndao sebesar Rp.600 juta adalah sebagai bentuk dukungan pemda Rote Ndao terhadap pelaksanaan TMMD 111 kodim 1627/Rote Ndao.

Pelaksanaan pembangunan jaringan irigasi, menurut wabup teknisnya dilaksanakan secara gotong royong atau swakelola antara TNI dan masyarakat.

“Teknis pelaksanaan yaitu gotong royong atau swakelola antara TNI dan masyarakat agar masyarakat ikut belajar bekerja dan bisa memperoleh ilmu baru, dan ikut bertanggungjawab terhadap mutu dan kualitas jaringan irigasi, merasa memiliki dan menjaga, merawat dan memanfaatkannya dengan baik.” Ujar Wabup.Stefanus Saek.

Ia mengapresiasi kerja TNI dan masyarakat yamg hanya dalam waktu singkat (30 hari atau 1 bulan) yaitu dari 16 Juni -12 Juli dan hari ini sudah  selsai dilaksanakan dan hasilnya berkualitas.

Selain kegiatan fisik, menurut Wabup, ada juga kegiatan non fisik  yaitu berupa penyuluhan kesehatan,  pelayanan  pemeriksaan kesehatan masyarakat atas kerja sama TNI di sekitar lokasi pelaksanaan TMMD.

Dari hasil pelaksanaan TMMD 111 kali ini, wabup.Stefanus Saek mengungkapkan harapan  Pemda.Rote Ndao,

“Tentu pelaksanaan TMMD  sangat  membantu percepatan pembangunan di daerah. Karena itu kami  berharap, dari hasil kerja sama ini dapat dilanjtkan pada tahun-tahun mendatang, tentu mungkin kegiatannya tidak sama seperti kegiatan yang sudah dilaksanakan  saat ini, tapi mungkin  ada kegiatan lain sesuai thema TMMD tahun berikutnya.” Ujarnya berharap.

Ia juga berharap agar seluruh sarana prasaraan yang sudah dibangun dapat dimanfaatkan oleh masyarakat di lokasi Jaringan Irigasi dan sekitarnya dengan sebaik-baiknya dan seoptimal mungkin dan dapat memberi manfaat sesuai peruntukannya di areal irigasi. “Sehingga pada gilirannya masyarakat akan meningkat  kesejahteraan merekan di bidang pertanian.  Semoga sumber  air yang tersedia di areal jaringan irigasi dapat  mensuplai semua kebutuhan air di areal pertanian warga. Sebelum dibangun jaringan irigasi di wilayah ini, sumber air tidak bisa mensuplai kebutuhan petani, tapi sekarang tanah di wilayah itu sudah bisa dikelola.” Ungkap Wabup.Stefanus senang.

TMMD, menurutnya  adalah kegiatan tetap TNI  setiap tahun,

“Maka saya berharap ke depan akan tetap ada kerja sama yang memungkinkan menurut TNI, yang bisa dikerjasamakan, maka pemerintah akan dukung. Itu sebagai sinergitas TNI dan pemda, maka kami akan dukung, karena  TMMD  dilaksanakan dengan dukungan gotong royong bersama masyarakat.” Tandas wabup.Stefanus.

Kepada TNI, Wabup.Stefanus berpesan,

“Tingkatkan sinergitas dan kerja sama antara TNI dan pemerintah,  dan terus bangun kemanunggalan dengan masyarakat sehingga masyarakat itu merasa TNI itu menakutkan jika turun ke masyarakat dengan pakaian hijaunya. Masyramat tidak takut lagi, tapi lewat semangat kemanunggalan, masyarakat menjadi bagian yang tak terpisahkan dari TNI. Dengan  adanya kegiatan TMMD yang sudah dilaksanakan,  masyarakar jadi tahu  bahwa TNI  bukan hanya sebatas pada pakian seragam hijau dan pegang senjata tapi bisa manunggal membangun desa.” Ujarnya berharap.

“Kepada masyarakat, dengan TNI  jangan takut, tapi bangun hubungan kemitraan dari sisi keamanan dan gotong royong, gunakan, jaga san rawat fasilitas yang sudah dibangun dengan sebaik-baiknya agar dapar dimanfaatkan untuk jangka panjang.” Katanya.|| juli br

  • Bagikan