Wabup.Hery Ngabut, Kader TP PPK Jadi Role Model Bagi Keluarga Sejahtera di Manggarai

  • Bagikan

RUTENG, TOPNewsNTT|| Demikian harapan Wakil Bupati Manggarai saat membuka Bimtek Penguatan Kapasitas TP-PKK Se-Kecamatan Langke Rembong (Jumat, 5/11).

Bimtek Penguatan Kapasitas ditujukan bagi para kader TP PKK se-Kecamatan Langke Rembong, Ruteng, Manggarai.

Bimtek merupakan salah satu inovasi dari 10 program kerja TP PKK Kabupaten Manggarai tahun 2021/2022. Inovasi ini demi mendukung akselerasi pembangunan di kabupaten Manggarai.

Peserta Bimtek Penguatan Kapasitas

Hadir Ketua TP PKK Kabupaten Manggarai Bunda Meidyanti Hagur Nabit dan wakil ketua TP PkK Bunda Florentina F.H.Ganggut-Ngabut.

Peserta kegiatan berasal dari unsur TP PKK kabupaten Manggarai berjumlah 27 orang. Dari TP PKK Kelurahan 160 orang yang merupakan utusan dari 20 kelurahan di kecamatan Langke Rbong.

Nara sumber dari dinas-dinas terkait seperti Dinas Kesehatan, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil dan Badan Lingkungan Hidup Daerah Kabupaten Manggarai, mitra kerja pemerintaj seperti Yayasan Plan Internasional, Konsorsium Penyelenggaraan Disabilitas dan Wahana Visi Indonesia.

Wakil Bupati Hery Ngabut dalam sambutan membuka kegiatan tersebut mengingatkan para kader TP PKK yang sebagian besarnya berasal dari kaum ibu agar menjadi cahaya yang menerangi kehidupan keluarga-keluarga pada masyarakat Manggarai.
“PKK menjadi pertaruhan, artinya kesejahteaan keluarga dari level kecil sampai kepada seluruh masyarakat Manggarai pada umumnya. Para ibu harus menjadi sinar nilai abadi dalam membangun kehidupan bersama di lingkungan kita masing-masing.” Ujarnya.

Wabup juga menyentil peran keluarga trhadap pendidikan, kesehatan dan lingkungan hidup. Keluarga diharapkan dapat membangun kaeakter anal terutama yang bwrkaitan dengan pendidikan luar sekolah.
“Soal pendidikan, jangan terlalu berharap banyak dari pendidikan formil kita. Tetapi pendidikan luar sekolah juga menjadi pertaruhan kondisi pendidikan kita ke depan. Oleh karena itu, mama-mama juga melalui pendidikan luar sekolah membentuk karakter anaknya. Orangtua di rumah juga diharapkan mengambil bagian membangun pendidikan kita.” Ujar Wabup.

Wabup juga meminta agar keluarga berkontribusi terhadap kebersihan kota Ruteng,. Dimana sampai saat ini kota Ruteng semakin bersih dan keluar dari label kota terkotor.
“Hal ini tidak terlepas dari peran keluarga dalam membangun kesadaran bersama menjaga kebersihan kota Ruteng.”

“Kita jadikan kota Ruteng ini sebagai kota molas, bebas dari sampah. Rakyat Langke Rembong ingin mengambil bagian membersihkan kota ini.” Ajaknya.

Bimtek ini merupakan bagian dari pengembangan 10 program pokok kegiatan PKK yang merupakan gerakan dalam mendukung pembangunan pemerintah. Ada 540 kelompok Dasawisma di 20 kelurahan di Kecamatan Langke Rembong.

Tujuannya adalah menjadikan kota Ruteng sebagai kota pariwisata dan terwujudnya slogan “Ruteng Bersih dan Aman”, sekaligis menjadikan kabupaten Manggarai sebagai kabupatenLayal Anak. Dengan Bimtek ini diharapkan dapat menjadi Role Model bagi seluruh Kecamatan di Kabupaten Manggarai.

Nampak hadir, ketua DPRD kabupaten Manggarai Matias Masir Sekda Kabupaten Manggarai Dr.Jabang Fansi Aldus dan sejumlah pimpinan OPD kabupaten Manggarai. || juli br

Sp forkopim setda.kab.manggarai

  • Bagikan