Rencana Pelantikan Tiga Kepala Daerah Pada Hari Minggu, di Kritik Keras Oleh Ketua Sinode GMIT NTT

Oelamasi, Top News NTT ■■  Rencana Pelantikan tiga pasangan kepala daerah terpilih hasil Pilkada serentak 2018 di Propinsi Nusa Tenggara Timur yang rencananya dilaksanakan Minggu, 17 Maret 2019 sebagaimana lansiran salah satu koran lokal setempat menuai kritikan Sinode GMIT NTT.

Tiga pasang kepala daerah terpilih akan dilantik Gubernur NTT, Victor Bungtilu Laiskodat diantaranya Kabupaten Alor, Kupang dan Ngada.

Kritik keras terutama datang dari Ketua Sinode GMIT NTT, Merry Kolimon yang dimintai tanggapannya saat dihubungi wartawan terkait jadwal pelaksanaan pelantikan dimaksud belum ia ketahui.

Dirinya merasa heran lantaran acara pelantikan itu dipilih pada hari Minggu. Padahal, hari kerja resmi Pemerintah RI lazimnya Senin sampai Jumat saja.

“Hari kerja resmi Pemerintah di Republik Indonesia Senin sampai Jumat, hari Minggu itu libur, itu hari untuk ibadah umat Kristiani,” jelas Ketua Sinode NTT, Pdt Merry Kolimon via ponselnya, Kamis (14/3/2019) sore.

Oleh sebab itu, Merry anjurkan sebaiknya kegiatan – kegiatan pemerintahan sebaiknya berlangsung pada hari kerja resmi sehingga hari Minggu benar – benar dimanfaatkan umat Kristiani khusuk beribadah.

“Itu tidak boleh dilakukan, Urgensi apa?, Ini juga sesuai keyakinan iman kepercayaan sangat menggangu hari ibadah umat Kristiani. Sebaiknya aktivitas pemeritahan dilakukan pada hari kerja saja, bukan hari ibadah,” tegas Merry

Namun, kata Merry menjelaskan dipilihnya hari Minggu untuk acara pelantikan itu apabila sangat urgent mendesak dalam situasi yang sangat luar biasa dibutuhkan asalkan tidak menganggu jalannya ibadah. ■■Juli bR

Sumber : Jurnais Kupang Media  (brc*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *