Puncak Perayaan HUT Ke-74 PMI Tingkat Kota Kupang 2019 Di Pantai Lasiana, Priksa Kesehatan Gratis dan Donor Darah

KUPANG, TOP NEWS NTT ■■ Palang Merah Indonesia (PMI) Kota menggelar acara puncak dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-74 tingkat Kota Kupang tahun 2019, yang mengusung tema ‘Kita Tangguh, Indonesia Maju’ dan slogan ‘PMI Kota Kupang Bergerak, Ayo Berubah’ di Pantai Lasiana Kupang, Selasa (17/9).  Hadir membuka kegiatan ini  Wakil Wali Kota Kupang, dr. Hermanus Man.

Laporan panitia disampaikan oleh Kepala Markas PMI Kota Kupang, Drs. Gosa Yohanes  bahwa kegiatan pemeriksaan kesehatan gratis disertai donor darah hari ini adalah kegiatan terakhir dari rangkaian kegiatan lainnya yang sudah dilaksanakan,  dalam rangka memperingati HUT ke-74 PMI tingkat Kota Kupang tahun 2019.
“PMI Kota Kupang sudah menggelar berbagai kegiatan seperti Pelatihan bersama PMR Wira se-Kota Kupang yang diikuti oleh sebanyak 40 orang peserta (12–14/9/ 2019),  penanaman pohon mangga sebagai simbol PMI di depan Markas PMI Kota Kupang yang juga akan dilaksanakan di tingkat Kecamatan, pengecatan trotoar sesuai semangat ‘Ayo Berubah’ Pemerintah Kota Kupang di depan Rumah Sakit Siloam sepanjang 150 meter dan akhirnya kegiatan puncak hari ulang tahun ke-74 PMI tingkat Kota Kupang dengan menyelenggarakan pemeriksaan kesehatan dan pengobatan gratis serta kegiatan donor darah yang diikuti oleh masyarakat se-Kecamatan Kelapa Lima.” Lapor Gosa.

Rangkaian kegiatan ini terlaksana bermitra dengan Dinas Kesehatan Kota Kupang, RSUD S. K. Lerik, UPTD Dinas Kesehatan Provinsi NTT (donor darah), UPTD Pariwisata Lasiana Dinas Pariwisata Provinsi NTT,  PMI se-Kecamatan Kelapa Lima, Ketua Pengurus PMI Kecamatan Kota Raja, dan juga beberapa sponsor seperti Mutiara Timor Star dan PT.Yakult Indonesia.

Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kelurahan Lasiana nyatakan bahwa dengan digelarnya puncak acara  perayaan HUT ke-74 PMI tingkat Kota Kupang tahun 2019  di Kelurahan Lasiana, masyarakat merasa sangat diperhatikan dan ia serta masyarakat berjanji akan selalu mendukung seluruh kegiatan PMI dan berharap kegiatan-kegiatan serupa dapat dilaksanakan lagi di Kelurahan Lasiana.

Dalam sambutannya Wakil Wali kota Kupang, dr. Hermanus Man menyatakan bahwa Perhimpunan PMI merupakan suatu wadah yang dibentuk di Jakarta pada tanggal 17 September 1945, berasaskan Pancasila yang bertujuan meringankan penderitaan sesama manusia apapun sebabnya, dengan tidak membedakan agama, suku, bangsa, golongan, darah, warna kulit, jenis kelamin dan Bahasa. “kebetulan pasca proklamasi kemerdekaan, tentunya banyak warga yang membutuhkan bantuan, sehingga PMI dibentuk untuk melaksanakan tugas-tugas di bidang sosial kemanusiaan terutama melalui pemenuhan kebutuhan darah.” Ujar Herman Man.

Sebagai Ketua PMI Kota Kupang, dr. Hermanus Man menyatakan bahwa kebutuhan darah di Kota Kupang setiap bulan mencapai 3000 kantong darah, “Oleh karena itu kegiatan donor darah selalu diutamakan atau ditonjolkan dalam setiap event oleh berbagai pihak, hal ini agar PMI dapat selalu memenuhi kebutuhan akan darah bagi masyarakat yang menjalani penanganan medis karena penyakit, melahirkan, maupun korban kecelakaan dan lain-lain. Saya menghimbau agar para pengurus, relawan bahkan Lurah dan Camat senantiasa mengajak seluruh lapisan masyarakat terutama generasi muda untuk turut mendonorkan darah setiap 3 bulan. Negara memberikan penghargaan kepada warga yang telah 100 kali atau lebih mendonorkan darahnya sepanjang hidupnya. Terutama bagi pemilik golongan darah AB yang dinilai paling terbatas ketersediaannya, untuk itu PMI Kota Kupang perlu mendata warga Kota Kupang bergolongan darah AB by phone dan by address, dan menghimbau yang bersangkutan untuk bersedia mendonorkan darahnya secara rutin, sehingga dapat meminimalisir keterbatasan darah golongan AB,” ujar dr. Hermanus Man.

Selain itu, PMI juga terlibat dalam upaya penanggulangan bencana, berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana baik di tingkat Nasional maupun daerah serta turut dalam memelihara kesehatan masyarakat dengan berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan setempat. Relawan-relawan PMI berbasis masyarakat tersebar dari tingkat kota hingga ke kecamatan dan kelurahan dan untuk mendukung aksi-aksi maka PMI melakukan penggalangan dana melalui kegiatan bulan dana, “PMI merupakan lembaga non profit yang diijinkan untuk menggalang dana, tentu bukan untuk membayar gaji relawan atau pengurus, namun untuk mendukung kegiatan-kegiatan serta aksi-aksi sosial kemanusiaan PMI. Saya minta agar hasil kegiatan penggalangan dana dapat dilaporkan agar bisa disusun rencana terkait aksi-aksi sosial PMI selanjutnya terutama dalam penyaluran bantuan kemanusiaan bagi masyarakat yang membutuhkan. Dalam kesempatan ini, saya juga mengajak partisipasi kita semua dalam penggalangan dana menurut kerelaan masing-masing, guna mendukung PMI melaksanakan berbagai kegiatan kedepan” tambah Wakil Walikota Kupang.

Turut hadir para Pimpinan Perangkat Daerah, Camat Oebobo (Matheos A. H. T. Maahury, SE), Camat Alak (Ridhon A. Bire), S.IP, Camat Kota Raja (Achrudin R. Abubakar, S.Sos, M.Si), para Lurah se-Kota Kupang, para pengurus PMI se-Kecamatan Kota Kupang, yang mewakili Kepala Badan SAR Nasional Provinsi NTT, Kepala Sekolah, guru-guru, siswa-siswi dari SMA Negeri 4 dan SMA Negeri 9 Kota Kupang serta masyarakat Kelurahan Lasiana.■■editor : juli br/top news ntt

Sumber : SP Bagian Humas Kota Kupang

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *