Menuju Ketua DPD PD NTT : Leonardus Lelo 10 DPC, Jeriko 9 DPC, 3 DPC Catatan Khusus

  • Bagikan

KUPANG, TOPNewsNTT|| Menurut Ketua tim pendukung Leonardus Leo di Pemilihan Ketua DPD NTT Partai Demokrat, Dominggus Tiba Leba Ketua DPC Sumba Barat secara riil Leonardus Leo unggul dengan 10 DPC dan Jeriko 9 DPC.

“Menurut hasil verifikasi ada 11 DPC yang mendukung  Leonardus Lelo dan 12 Suara bagi Jeriko adalah hasil verifikasi DPC dari 22 kabupaten kota di NTT yang mendukung.” Ujar Domimggus.

Tapi secara riil, sambung Dominggus, jika dilihat dari keabsahan suara dari aspek legalitas sk ketua DPC, maka untuk Leo Lelo, hanya 10 DPC yang sah, sedangkan 1 DPC yakni Manggarai Timur akan diputuskan  pada fit and proper test di DPP apakah suaranya sah atau tidak  lantaran masa jabatan plt ketua DPC sudah berakhir pada 15 Januari 2021.

Catatan khusus,  para ketua PAC kecamatan di Manggarai Timur, Rote Ndao dan Malaka sudah memberikan mandat bahwa tidak setuju plt memberikan suara.

11 DPC yang memberikan dukungan kepada Leonardua Lelo berdasarkan hasil verifikasi  yakni Sumba Barat, Sumba Barat Daya, Manggarai Barat, Manggarai Timur, Manggarai, Nagakeo, Ende, Lembata, Ngada, Flores Timur, Sikka.  Tapi  lantaran Manggarai Timur mendapat catatan khusus dan  diputuskan di DPP) apakah suaranya sah atau tidak maka hanya 10 DPC yang sah dalam Musda dukung Leo.Lelo.

Dukungan riil untuk Jerfritson Riwu Kore (Jeriko) adalah 9 DPC. Walau hasil verfikasi ada 10 DPC (Kota Kupang, Kabupaten Kupang, Sumba Timur, Sumba Tengah, TTS, Belu, Malaka, Alor, Sabu Raijua, dan Rote Ndao) dan 1 DPD, serta 1 DPP.

Namun DPC Malaka dan Rote Ndao karena masa jabatan plt ketua DPC sudah berakhir pada 15 Januari 2021 sehingga riilnya Jeriko didukung 9 DPC, 1 DPD dan 1 DPP. Tapi 1 Suara DPP akan diputuskan untuk diberikan oleh Ketum pada saat fit and proper test yang akan diputuskan oleh ketum, Sekjen dan Kepala KKSOP.

Dominggus mengatakan bahwa,

“Target partai Demokrat di Pemilu 2024 adalah “Menang Besar! Menangkan AHY sebagai Capres RI 2024-2029.” Dan 22 kabupaten seNTT sepakat dan minta ketum AHY lakukan  nego-nego partai pendukung untuk persiapan Pilpres 2024.” Ujar Dominggus.

Menurut Dominggus, sesuai AD/ART dan PO PD, syarat bakal calon adalah 20% suara hasil verifikasi di DPP.

Catatan pentingnya, ungkap Dominggus,

“Kedua Kandidat ini sepakat siapapun yang terpilih sebagai ketua DPD partai Demokrat NTT, mereka berdua akan bekerja sama membesarkan partai dan memenangkan Bapak AHY sebagai calon presiden ataupun wapres.”

Sedangkan Ketua DPC Ngada Harry Pullu, mengatakan bahwa Forum Musda hanya untuk menetapkan dari balon menjadi calon, dan dari penetapan itu menghasilkan dua figur yakni Jeriko dan Leonardus Lelo dan belum ada keputusan siapa yang terpilih menjadi ketua DPD PD NTT.

“Dalam Musda, dari hasil verifikasi penting dijelaskan ada beberapa catatan pertama terkait sk.plt dalam ad art pasal 82 paling lambat 1 tahun dan sudah selesai dan hal ini dibawa ke DPP dan tidak diputuskan di Musda. Dan menjadi kewenangan DPP saat fit and proper test. Jadi semua menunggu keputusan DPP.” Ujar Harry.

Sedangkan Ketua DPC Lembata Sebastian Edo menjelaskan bahwa  terkait bahwa Musda hanyakah kegiatan rutin 5 tahunan partai Demokrat berdasarkan AD/ART, PO dan aturan turunan.

“Peserta Musda adalah terdiri dari 24 peserta yakni  22 DPC, 1 DPD dan 1 DPP. Dan yang beri voting hanya 23 suara yakni 22 DPC NTT (kabupaten kota) dan DPD. Sedangkan 1 suara DPP diberikan di DPP saat fit and proper test oleh Ketum dan Kepala BPOKK.” Ujarnya.

Edo mengatakan bahwa 23 suara tidak semua sah karena ada 3 suara yang masih harus diputuskan di DPP, oleh ketua DPD Definitif, KETUM, SEKJEN, Kepala BPOKK.

“Tentang keabsahan peserta (sk DPC ) susah dipertentangkan dalam Musda,  sehingga akhirnya diputuskan menjadi catatan daftar antri untuk diputuskan di DPP. Jadi kembali saya tegaskan riil dukungan di Musda untuk Leo Lelo 10 DPC dan Jeriko 9 PDC yang masa jabatan masih aktif. Mereka adalah ketua DPC yang  sk masa jabatan masih berlaku. Sedangkan 3 DPC karena masa berlaku sk plt ketua sudah berakhir pada 15 Januari 2021 sehingga dibawa ke DPP.” Jelas Edo.

Edo mengatakan juga bahwa sesuai aturan AD/ART dan PO, sebenenarnya perolehan suara cukup 20% suara, sehingga peroleh suara di Musda secara riil bobotnya suara Leonardus Leo sudah unggul karena punya  dukungan dari suara 10 DPC. Tapi karena ada 3 DPC yang punya catatan,  sehingga dibawa ke DPP dan diusulkan menjadi bagian dalam fit and proper test.

“Inti dalam fit and proper test bagi Leonardus Leo hanya akan menjelaskan langkah dan komitmen apa yang akan dibuat lima tahun kepemimpinannya nanti, sedangkan Jeriko  harus mempertanggungjawabkan kinerjanya di 5 tahun kepemimpinan sebelumnya dan apa yang akan dilakukan 5 tahun mendatang.” Jelas Edo.

“Ada beberapa kecamatan di DPC Rote Ndao, Malaka dan Manggarai Timur (9 kecamatan) ketua PAC memberikan surat mandat menolak plt.ketuanya memberikan suara tapi sudah memberikan mandat mendukung Leo Lelo.” Jelas Edo.

SK Ketua DPD NTT Partai Demokrat sudah berakhir pada Agustus 2020 dan tidak ada plt.

Sebastian menyatakan bahwa sebagai tim pendukung, mereka optimis Leonardus Leo bakal dipilih oleh DPP karena Leo Lelo sangat kompeten menjadi Ketua DPD NTT Partai Demokrat.

“Kita optimis sejauh mengikuti aturan ad art pemilihan 20% dan selebihnya  menjadi domain DPP.” Ujar Edo.

“Dalam memberilan dukungan ke Leo Lelo, kami punya dasar yakni objektif terhadap keberadaan Partai Demokrat di NTT. Jeriko selain untuk kesejahteraan rakyat dalam melakukan kerjanya dia juga melakukan kerja elektual yang kita dukung dan berjuang. Pemilu 2004 PD dipercaya masyarakat NTT dapat 2 kursi. Pemilu  2009 di 7 dapil  diberilan setiap dapil 1 kursi. Pemilu 2014 kita  trend dukungan politik selalu naik. Tapi pemilu  2019 hilang 4 kursi atau 50%, yakni NTT 1 di  kota Kupang,  NTT 2 di Kabupaten Kupang, NTT 3 di Sumba, NTT 6 di Alor Lembata dan Flotim. Sehingga dengan fakta itu PD butuh perubahan dan perbaikan meraih yang hilang. Di Pilkada 2020 Sabu Raijua PD  kehilangan momentum pilkada. Paket Demokrat hilang kader masalah ketidakjelian PD  mencalonkan kader yang akhirnya gagal. Jadi Kedua kader Ketua DPD PD NTT ini sama-sama orang PD bukan orang baru, tapi tentu kita harus beri kepercayaam kader baru untuk sebuah perubahan dan meraih yang hilang.” Cetus Edo.

Menurutnya Figur Leo Lelo sudah teruji lewat berbagai penilaian dan mengutamakan melihat konfigurasi calon ketua DPD.

Dan jika terpilih, jamin Edo,  Leonardus Lelo akan melakukan beberapa perubahan di tubuh Partai Demokrat antara lain dengan  melakukan konsolidasi menyeluruh, mendukung AHY di Pilpres 2024 dan  penataan caleg dan komunikasi.||juli br

 

 

 

 

  • Bagikan