Hari Ini, 538 Lulusan Diwisuda pada Dies Natalies ke-35 Politeknik Pertanian Negeri Kupang

  • Bagikan

KUPANG, TOPNewsNTT||Politeknik Pertanian Negeri Kupang menggelar wisuda bagi  538 lulusan pada Kamis, 28/10.

Ke-538 wisudawan tersebut berasal  dari 5 jurusan  yaitu :  jurusan  Kehutanan (45 orang) yakni dari prodi Managemen Sumber Daya Hutan 43 orang dan prodi Pengelolaan Hutan 2 orang,

Jurusan Managemen Pengelolaan Lahan Kering sebanyak 167 orang yakni dari prodi Managemen Agribisnis 43 orang,  prodi Managemen Pertanian Lahan Kering 61 orang dan  prodi Penyuluhan Pertanian Lahan Kering 65 orang.

Jurusan Perikanan dan Kelautan 44 orang yaitu dari prodi Teknologi Budidaya Perikanan .

Jurusan Peternakan 149 orang yakni dari prodi Kesehatan Hewan 38 orang, Produksi Ternak 49 orang dan Prodi Teknologi Pakan Ternak 87 orang.

Jurusan Tanaman Pangan dan Hortikultura 167 orang,  yakni dari prodi Tanaman Pangan dan Hortikultura 38 orang, prodi Teknologi Industri Hortikultura 23 dan prodi Teknologi Pangan 27 orang.

Wisuda dilaksanakan dalam Dies Natalies ke 35 Politeknik Pertanian Negeri Kupang, sedangkan  bagi D3 merupakan wisuda ke 36  dan  D4 wisuda ke 16 di Gedung Student Centre.

Wisuda dilaksanakan dengan Prokes Ketat dan pemindahan toga dilakukan langsung oleh ketua senat Thomas Lapenangga.

Pembukaan kegiatan hanya dihadiri oleh ketua Senat didampingi para anggota Senat.

Hadir juga para ketua prodi, ketua lab, para rohaniawan dan mitra Politani.

Para wisudawan berbaris masuk per-prodi hanya saat wisuda yakni penyerahan ijasah dan pemindahan tali toga dan langsung masing-masing wisudawan diarahkan keluar ruangan dan pulang. Tidak diperbolehkan berkumpul di dalam dan luar kampus. Semua wisudawan datang per-gelombang prodi sesuai jam yang ditentukan dan langsung diwisuda. Tidak ada konsentrasi orang di dalam gedung.

Ketua Senat Thomas Lapenangga dalam sambutan menyampaikan point-point pesan antara lain:

Ucapan terima kasih kepada seluruh ketua Jurusan, Ketua Prodi dan para dosen dan seluruh staf yang sudah mendukung seluruh proses perkuliahan sehingga hari ini para lulusan dapat diwisuda.

Terima kasih juga disampaikannya kepada para orangtua yang sudah menitipkan dan mempercayakan anak-anak mereka untuk dididik di intitusi pendidikan tinggi ini, serta kepada  para mahasiswa yang sudah setia, taat dan belajar keras hingga diwisuda hari ini.

Selanjutnya  Thomas  mengingatkan semua pihak bahwa harus berayukur atas kebijaksanaan dan keseriusan pemerintan NTT yang membuka 3 Universitas Negeri di NTT yakni Undana, STAKN  dan Politani.

“Itu bukti perhatian dan keseriusan pemda terhadap sektor pendidikan sebagai leading sector, peletak dasar kemajuan NTT.” Ujar Thomas.

Agar dunia pendidikan bisa menghasilkan orang-orang muda intelektual yang mampu memahami karakter wilayahnya sendiri, ujar Thomas,

“Karena NTT didalam struktur dan sistem pemerintahan tentang kesejahteraan maka  NTT masih no 3 termiskin setelah Papua dan Papua Barat maka keseriusan mendidik orang muda NTT adalah karena sesuai tuntutan zaman dan sebagai pendorong Perguruan Tinggi demi menciptakan generasi unggul berkualitas yang akan membangun NTT lebih maju dan sejahtera.”Ungkapny mengingkan..

Thomas selanjutnya mengajak semua pihak bergandengan tangan dengan lembaga pendidikan tinggi guna menciptakan generasi unggul dan berkualitas di daerah ini, sesuai tuntutan zaman.

“Selain kuantitas yang berhasil lulus dari kampus ini, tapi juga kita pertanyakan berapa banyak yang sudah bekerja.”pungkasnya.

“Kampus ini adalah kampus pendidikan dunia pertanian secara umum atau kampus vokasi yang didukung 60% praktek dan 40% theori. Selain itu kampus ini sudah bermitra dengan bank daerah, bank negara dan BRI.” Jelas Thomas.

“Kemitraannya adalah bagaimana menciptakan tenaga kerja baru. Karena kalau berharap anak jadi CPNSD apalagi dengan sistem perektrutan secara online, maka akan kecewa. Kami sudah kerja sama dengan lembaga perbankkan, selain itu ada asuransi yang menjamin mahasiswa dari aspek kesejahteraan.” Katanya

Lembaga perbankkan yang jadi mitra Politani Kupang, menurut Thomas sudah menyiapkan Kredit KUR bagi mahasiswa yang akan menyelesaikan Skripsi dan diwisuda untuk perolen pinjaman modal usaha, sebagai dana awal untuk berusaha.

“Kita akan lanjutkan program pemberian pinjaman modal usaha bahkan setelah mahasiswa diwisuda yakni pinjaman modal usaha dengan bunga rendah,  sebagai modal usaha di kampung tempat mereka tinggal. Sehingga setelah diwisuda diharapkan mereka  bisa menciptakan lapangan kerja bagi diri sendiri maupun orang lain. Karena dengan modal ilmu dan modal usaha tersebut, lulusan dari lembaga pendidikan tinggi ini diharapkan  punya usaha mandiri. Sehingga jerih lelah oeangtua tidak sia-sia. Kampus ini,  ingin mendidik mahasiswa agar mampu membuka usaha sendiri dan jangan berharap harus menjadi PNS.” Tandasnya.

“Mari kita bergandeng tangan menggerakkan orang muda NTT agar setelah selesai studi  mampu membuka usaha. Dan untuk membukan usaha dibutuhkan soft skill, yakni kejujuran dan ketepatan waktu menjalankan usaha.” Ajak Thomas bijak.

Thomas mengatakan hanya istilahnya saja yang disampaikan dengan berbagai gaya dan bahasa, tapi intinya tujuan Lembaga Pendidikan Tinggi Politani Kupang adalah untuk membina orang muda yang punya karakter saling menghargai dan memahami keadaan sesuai kondisi alam dan budaya di wilayahnya.

“Apalagi pemprov.NTT sudah berupaya lakukan pemberdayaan potensi daerah. Sebagai contoh program promosi pariwisata di Labuan Bajo yang butuh banyak produk asli NTT untuk menunjang usaha promosi pariwisata dan sistem pertanian hidroponik, dan pertanyaannya apa yang Politani bisa sumbangkan untuk ikut ambil bagian dalam program pengembangan berbagai sektor ini.

Thomas menghimbau semua lulusan hari ini harus menjadi petani, pelaut dan peternak yang intelektual agar dapat kelola sumber daya yang ada di masing-masing daerah. “Karena kita punya sumber daya yang beekualitas tapi masih dikelola secara konvensional.” Sebutnya.

Thomas mengatakan dalam waktu dekat, Politani Kupang akan berubah menjadi Badan Layanan Umum sehingga ia berharap semua pihak dapat keberja lebih keras dan saling mendukung memajukan orang muda lewat lembaga ini.

Diakhir sambutan, Thomas kembali mengajak semua pihak untuk bekerja bersama mempersiapkan orang muda NTT terutama yang belajar di Lembaga Pendidikan ini agar menjadi generasi muda berintelektual dan memiliki soft skil untuk mampu kelola sumber daya yang dimiliki di masing-maaing wilayahnya dengan ilmu dan modal kredit untuk berusaha.|| juli br

 

 

  • Bagikan