Dirut Bank NTT Serahkan CSR Dampak Seroja 6000 Lembar Seng Kepada 6 Kecamatan di Kota Kupang

  • Bagikan

KUPANG, TOPNewsNTT|| Bank NTT sebagai bank Daerah  terus memberikan kontribusinya terhadap masyarakat NTT terdampak seroja lewat program CSR yang disalurkan lewat pemerintah kabupaten kota (BPBD).

Foto bersama : Dirut Bank NTT Harry A.Riwu Kaho, Asisten 1 Setda Kota Kupang Yanuar E.Dally dan 6 Camat usai menerima CSR Bank NTT 6000 lembar seng bagi masyarakat terdampak seroja

Kontribusi Bank NTT lebih nyata dan sangat terasa pada dua tahun terakhir saat Pandemi Covid-19 dan Badai Seroja (Minggu, 5/4).

Badai Seroja yang hanya melanda beberapa jam tapi dampaknya begitu terasa hingga dua bulan berjalan ini. Selain banyak pohon bertumbangan yang menyebabkan banyak kerusakan fisik seperti infrastruktur listrik, internet, tapi yang masih belum terselesaikan hingga kini pada masyarakat NTT, yakni ratusan rumah rusak ringan, sedang dan parah. Kondisi yang sama juga masih dirasakan oleh warga kota Kupang hingga kini.

Menyikapi fakta ini, Bank NTT, lewat program CSRnya, pada Selasa, 15/6 bertempat di Resto Nelayan Kupang menyerahkan 6000 lembar seng bagi masyarakat kota Kupang terdampak Badai Seroja yang diterima oleh keenam orang Camatnya, masing-masing kecamatan menerima 1000 lembar seng yang nantinya akan diserahkan kepada warga kota Kupang terdampak.

Penyerahan dilakukan langsung oleh Dirut Bank NTT Harry Aleksander Riwu Kaho kepada Asisten 1 Setda Kota Kupang Yanuar Dally, dan selanjutnya Yanuar Dally menyerahkan langsung ke keenam camat.

Pada sambutannya, Aleks menjelaskan bahwa Bank NTT selain penyerahan seng hari ini, pasca Badai Seroja sudah ikut berkontribusi dalam meringankan beban pemerintah kota Kupang dan masyarakat kota Kupang dalam mengatasi dampak Badai Seroja.
“Perlu saya nyatakan bahwa pasca badai Seroja Bank NTT, sebagai contoh lewat Karang Taruna di kota Kupang sudah membantu memotong pohon tumbang diseluruh kota Kupang akibat seroja. Saya ucapkan terima kasih untuk pemkot Kupang dan Karang Taruna Pak Stenly Boimau dan kawan-kawan karena sudah mau bantu masyarakat potong pohon tumbang.” Ujar Aleks.

Terkait dengan masyarakat terkena dampak badai Seroja, lanjut Aleks, Bank NTT sudah berkoordinasi dengan Pemkot Kupang untuk memberikan CSR 6.000 lembar seng untuk masyarakat yang butuh di 6 kecamatan.
“Kita tidak bisa kontribusi lebih banyak tapi kita akan kontribusi yang ada hubungan dengan upaya membantu pertumbuhan ekonomi.” Jelas Alkes.

“Untuk media, saya ajak wartawan untuk ikut Ujian Kompetensi Wartawan dimana Bank NTT bermitra dengan AJI dan PWI. Oleh karena itu saya ajak semua wartawan untuk ikut partisipasi dalam UKW ini.” Ajak Aleks.

Bank NTT juga punya program Rame Sekali yang merupakan sebuah gerakan menabung sejak usia dini dan remaja dan  kaum milenial.
“Kami ajak juga teman-teman wartawan untuk  ikut partisipasi dalam Lomba Karya Tulis Ilmiah, Liputan dan Opini yang bisa diikuti oleh semua media. Dengan program ini bisa menunjang wartawan untuk ikut kontribusi dalam berbagai karya penulisan karya ilmiah dan  jurnal-jurnal yang sifatnya internasional dengan menggunakan profesi wartawan. Hadiahnya sangat menarik,  karena itu saya  buka kesempatan untuk wartawan untuk ikut serta.” Ajaknya.

Diakhir sambutan Aleks mengucapkan terima kasih bagi Pemkot Kupang yang sudah mendukung Bank NTT dalam berbagai kegiatan CSR.
“Saya berharap terus dukungan pemkot Kupang, agar semua terus berjalan kerja sama ini dengan baik. Dan dengan pemprov NTT,  agar terus terjalin kerja sama demi kemajuan NTT.” Ujar Aleks menutup sambutan.

Asisten I Setda Kota Kupang Edy Dally mewakili pemkot Kupang menyatakan,
“Terima kasih atas kontribusi bantuan 6000 seng kepada warga kota Kupang di 6 kecamatan. Ini adalah sebuah komitmen dalam persahabatan dan kemitraan membangun antara Bank NTT dan pemkot bagi masyarakat. Dan sebagai pemkot akan membagikan ke masyarakat kota Kupang yang terdampak seroja. Sumbangan ini sudah meringankan beban pemkot Kupang. Klarifikasi akan diserahkan hari ini dan langsung diterima oleh 6 camat dari 6 kecamatan di kota Kupang. Pak camat tolong koordinasi dengan lurah dan rt untuk data warga terdampak seroja. Tolong salurkan dengan benar agar membantu yang benar-benar butuh.” Ujarnya.

Hadir 6 camat pada lingkup pemkot Kupang, dan kadiv.Corsec Hendry, Dirut Bank NTT Harry Aleksander Riwu Kaho. Dan puluhan awak media Kota Kupang.|| Jbr

  • Bagikan