Desa Mata Air, 14 Tahun Terbentuk Sandang Berbagai Predikat Desa Terbaik

Desa Mata Air, Topnewsntt. com., Desa Mata Air, Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang, terletak di KM 12, kecamatan Kupang Tengah.  Dengan kendaraan bermotor dari arah Kota  Kupang dapat ditempuh dalam waktu  30 menit. Diujung jembatan Tarus itulah dimulai wilayah Desa Mata Air sampai ke Sekolah Reformasi Noelbaki. Desa Mata Air sendiri dipisahkan dari desa Tarus pada tahun  2004 dan menjadi desa definitif pada tahun 2007. Sejak berdirinya Desa Mata Air sudah ada 5 mantan kepala desa. Dan Benyamin Kanuk adalah Kades ke 6, dengan luas wilayah 10 kilometer desa ini memang layak menjadi sebuah pemerintahan sendiri.

Rabu, 16/1/2019, tim media menyambangi kantor desa ini yang ada info bahwa desa ini menjadi desa dengan banyak predikat Terbaik. Antara lain predikat sebagai Desa Dengan  Transparansi Laporan Penggunaan Dana Desa Terbaik di Kabupaten Kupang, Desa Dengan Penyerapan Dana Desa Terbaik, Desa Ramah Perempuan dan Anak, Desa Contoh  Kampung  KB Berbasis  Data, dan Desa Perintis Posyandu Disabilitas.

Bangunan Kantor Desa Mata Air berlantai dua (lantai duanya sedang dalam tahap pengerjaan) menurut Bapa Beny adalah swadaya masyarakat Desa Mata Air. Desa yang sebelumnya bergabung dengan Desa Tarus ini sebelumnya biasa saja. Belum ada perkembangan yang signifikan. Dengan luas wilayah 10 kilo meter persegi, berbatasan bagian barat dengan kali dan berujung pada Pantai Sulamanda pada bagian selatan, desa Mata Air dipandang perlu memiliki pemerintahan sendiri untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Sebelum berdiri sendiri wilayah desa Tarus sangat luas dan banyak pelayanan administrasi warga maupun pemerataan pembangunan dirasa tidak bisa menjangkau semua masyarakat. Sehingga untuk pendekatan pelayanan dan  pemerataan pembangunan fisik dan non fisik, maka Desa Mata Air dirintis.

Pantai Sulamanda, Obyek Wisata Pantai kebanggaan Desa Mata Air

Dengan adanya Dana Desa pada tahun 2016, yang digunakan lebih kepada pemberdayaan untuk pengembangan masyarakat dibidang pertanian, peternakan, usaha ekonomi  mikro dan kegiatan-kegiatan pemberdayaan masyarakat lainnya. “Pengembangan pembedayaan masyarakat di bidang usaha ekonomi mikro adalah dengan sistem membentuk kelompok yang akan melahirkan kelompok  yang baru. Contohnya seperti kelompok tenun ikat sudah lahirkan sampai  5 kelompok , peternakan sudah ada 7 kelompok,  ikan air tawar 8 kelompok dan  kelompok kuliner yaitu kelompok perempuan  dan pkk. Dan juga bidang kepemudaan lewat karang taruna dengan  kegaiatan usaha peternakan dan olah raga.” Jelasnya diawal wawancara kami.

Yang menonjol selama penggunaan dana desa sejak 2016 adalah dibidang pembangunan fisik jalan “usaha tani”  dengan konstribusi balik berupa padi ke desa dan diberikan ke bumdes yang akan diolah jadi padi dan hasilnya dikembalikan 5 persen ke kas desa sebagai PAD desa. Sisanya dikelola bumdes unit pertanian untuk dana operasional bumdes. Dan penetapan 5% ditetapkan dalam AD ART Bumdes.

Desa Mata Air dengan predikat Desa Contoh Kampung  KB Berbasis Data dan per 31/12/2018 Desa ini memiliki 1.135 kk, 5.855 jiwa, jumlah laki-laki adalah  2.977, perempuan berjumlah  2.878, Dana Desa Rp. 732.381.000; Anggaran Dana Desa adalah Rp.422.070.769, BHP sebesar Rp. 4.391.020 dan total keseluruhan Dana sebesar Rp.1.158.8932.789.

Penggunaan  dana desa pada tahun  2018 adalah Rp.732.181.000, ADD Rp.422.070.769. Desa Mata Air dihuni oleh 1.235 kk, dan  5.855 jiwa.  Bentuk Transparansi penggunaan dana desa dll dibuat dalam bentuk baliho informasi.

Potensi wisata sawah dan pantai di desa Mata Air

Desa Mata Air sendiri terdapat 5  dusun, 32 RT  dan 14 RW dan mayoritas profesi warganya adalah petani. Dan bidang pertanian selama ini jadi penghasil terbesar dari desa ini. Selain bidang peternakan seperti sapi dan babi.

Benny Kanuk paparkan dengan bangga bahwa Desa Mata Air sejak 2016 selalu bisa serap habis Dana Desa. Yang paling menonjol di desa ini adalah Bumdes bidang pertanian dan Pariwisata.

Wisata andalan di desa Mata Air adalah jika akan masuk ke pantai Sulamanda akan melewati 1.200 meter jalan menuju  pantai Sulamanda dengan dua wisata alam yaitu persawahan dikiri kanan jalan menuju pantai Sulamanda.

Diakhir wawancara, kades Benny Kanuk berharap agar potensi desa Mata Air yaitu padi, minyak VCO, dan coklat Marungga.

Komitmen Benny sebagai Kades agar semua penggalian gagasan dari dusun aa.p0

Karena ia memiliki prinsip jika kesehatan masyarakat terurus dengan baik dan sehat, maka akan ikut tunjang terlaksananya program kerja Pemdes Mata Air demi peningkatan kesejahteraan bersama.

Pendidikan adalah komitmen berikut yaitu menaikkan jumlah panen agar ikut dukung gizi bayi, balita, anak dan remaja serta ibu hamil. Karena Benny sadar kesehatan ibu hamil dan menyusui serta bayi, balita, anak dan  remaja usia produktif ikut sangat berpengaruh terhadap intelektual generasi penerus menuju usia produktif demi membangun desa ini.

Komitmen berikut adalah mendekati gwnerasi muda putus sekolah agar peroleh pendidikan informal demi memberi peluang bagi mereka dimasa depan.

“Saya punya 5 Pilar sebagai visi untuk 5 tahun kedepan. Yaitu yaitu bidang kesehatahan. Dari 5 ribu penduduk desa Mata Air, sudah 3 ribu lebih punya JKN-KIS,  dari 3 ribu  masyarakat pemilih aktif sisa 198 orang yang belum punya NIK. Di bidang pertanian sebagai pelaku saya ikut turun beri edukasi terkait pola tanam yang benar dan berhasil naikkan jumlah panen dari 2017 7,8 ubinan dan mt 2 yaitu  9,1 ubinan. Tenaga PPL Pertanian dan KB selalu aktif dan stand bay di kantor desa demi kepentingan masyarakat, bhabin kamtibmas juga selalu ada ikut menjaga keamanan desa. Demikian juga BPD dan kepala dusun. Awal saya ragu masalah keterlibatan disabilitas dalam proses perencanaan dan pelaksanaan program pembangunan di desa serta masalah penanganan kesehatan mereka, namun saya berhasil merintis sebuah posyandu disabilitas sehingga mereka bisa dilayani dalam bidang pemeriksaan kesehatan mereka. Disabilitas peroleh porsi tertinggi. Contoh dar 32 rw kelompok termarginal ada 11perempuan disabilitas. Dab keterwakilan di di BPD ada 3 orang dengan disabilitas, di tim 11 ada 1 orang dan di forum dan 1 orang. Sehingga untuk perwakilan dari kelompok disabilitas sudah tercapai. Dan dalam pelayanan kesehatan mereka diutamakan. Demikian juga bagi ibu hamil demi meningkatkan keterlibatan dan keaktifan mereka dalam pemeriksaan kehamilan ke posyandu maka kami beri transport Rp.50.000 per orang. Data bulanan dari 7 posyandu balita, 2 posyandu ibu hamil dan 1 posyandu disabilitas.” Jelasnya panjang. Pemberdayaan terutama pemuda putus sekolah dengan gagasan dari perempuan sekolah perempuan atau pendidikan melek huruf  bagi pemuda  putus sekolah. Dan dananya adalah dari dana desa. Dengan 3 orang tutor dan diberi honor Rp.250 ribu per bulan dari dana Desa.  Dan ada kerja sama dengan Yayasan Tunas Saint Cilik yang dipakai di dua SD untuk siswa dengan kemampuan lemah diikutkan dalam les privay yang diajar khusus oleh tenaga pengajar yang dilatih langsung oleh Bumdes.” Jelasnya panjang.

Desa Mata Air dibagian barat dan selatan sepanjang 3 kilo dikelilingi kali sehingga abrasi Kali menjadi masalah utama bagi warga desa Mata Air, akibat banjir. Dengan terjadinya abrasi kali ke lahan warga, maka banyak warga yang hanya pegang sertifikat karena tanahnya sudah hampir habis dikikis banjir.

“Saat ini masih banyak tanah yang tidak bersertifikat). Dan sebagai pemerintah desa sudah masukkan usulan 350 bidang pengurusan sertifikat tanah program PTSL sejak 2015 ke pertanahan Kabupaten Kupang, namun hingga kini belum juga ada kabarnya terkait kelanjutan prosesnya. Desember dilaksanakan rakor rutin sstiap bulan dan disampaikan kepada BPD itu dirinya bersama BPD rencanakan dalam tahun 2019 ini akan bentuk panitia pemetaan wilayah bagi tanah-tanah yang belum memiliki sertifikat sekitar 500 bidang dan juga tanah yang kena abrasi kali. Kami akan lihat lagi .” Imbuhnya

Batas wilayah desa mata air adalah sebelah Timor berbatasan dengan desa Oelnasi , selatan dengan desa Penfui timur dan sebagian oelnasi, barat dengan desa tarus dan tinur dengan desa noelbaki.

Saya memiliki garam.dipundak dna saya tidak akan bawa garam kelaut karena garam sudah ada dilaut. Dan akan adopsi program kerja dari desa lain untuk bangun desa Mata Air. Dan dengan hikmat Tuhan kami akan bangun Desa Mata Air.

Diakhir wawancara, Benny Kanuk buka-bukaan bahwa Desa Mata Air adalah sebagai Icon Kabupaten Kupang yang harus mendapat perhatian khusus karrna tentang adalah sejumlah predikat yang diperoleh oleh pemerintah desa Mata Air.
Yaitu pada tahun 2017 sebagai Desa Pertanian. Dan saat dirinya bertugas ia dikirim untuk studi banding bidang pertanian untuk tingkat provinsi ke Kabupaten Nagakeo, sedangkan tingkat nasional dikirim ke provinsi Aceh, Jombang (Jawa Barat), Yogya, Jakarta, dan Jabar.

Desa Mata Air juga pada 2017 itu raih predikat Desa Contoh Kampung KB Berbasis Data, Desa Sayang Ibu dan Anak (2017) dan di tahun 2018 adalah peroleh predikat dan satu-satunya di NTT (satu dwti Flores Timur) sebagai Desa Contoh Forum Kerukunan Umat Beragama. Predikat yang lain sebagai satu-satunya di NTT yaitu sebagai Desa BNN yang rencananya akan dilaunching pada Pebruari 2019. Desa Mata Air juga adalah sebagai Desa Transparansi Laporan Penganggaran Dana Desa Terbaik, Desa Contoh Penyerapan Dana Desa Terbaik.

Target dirinya sebagai kades agar Desa Mata Air harus menjadi Desa Destinasi Pariwisata dengan menjaga alam hutan bakau dan pantai, serta menjadikannya sebagai pusat perputaran uang atau transaksi warga desa Mata Air dimana semua hasil bumi dari desa Mata Air akan dijual dipantai Sulamanda.
“Dan satu hal adalah jika ada penilaian apa keuangan maka Desa Mata Air adalah Desa Contoh Transparansi Penggunaan Dana Desa Terbaik dan saya dikasi penghargaan ikut upacara 17 Agustus 2018. Sehingga jika ada dari IRDA dan KPK turun untuk ambil sample penggunaan Dana Desa, di NTT, maka desa Mata Air menjadi tempat mengambilan sample. Dan di tahun 2019 ini desa Mata Air sudah ditargetkan akan jadi tempat pengambilan sample laporan penggunaan dana desa terbaik. Jelas kades berpebdidikan S1 SPAK dan sudah selesaikan pendidikan S2 bidang pendidikan guru agama (SPDK).

Bidang oendidikan benny kanuk sudah bangun SMPK dan SD N Filial Kelapa Tinggi pada 2007 walau sampai kelas tiga dan mereka pindah ke sekolah negeri lainnya. Sebelum jadi kades dan hanya menjadi petani sudah bangun PAUD 13 di desa Mata Air dan Kupang Tengah dan luar Kupang Tengah. Itu memang nazarnya bersama kawan-kawannya seperti Joni Manu, Andi Noya dan Anita Jacoba Gah, kami selaku bersama-sama dalam bekerja dalam memajukan dunia pendidikan. Saat ini sudah diserahkan ke pemerintah. Tahun 2006 dirinya bangun sekolah tahap Sekolah Menengah Atas yaitu SMTK. “Inilah sebagai bentuk beban moril berupa garam yang harus dibawa dibahunya sebagai kades dan anak Tuhan.” Tandas Bapa dari dua puteri dan dua putera ini diakhir wawancaranya. Beban memajukan pendidikan diwujudkan dengan memelihara banyak anak usia sekolah di rumahnya dari kampung-kampung tidak peduli suku dan agama apa yang ingin bersekolah. **))juli br

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *