Bupati Kupang Buka Pelatihan Budidaya Pertanian Hortikultura Organik dan Peternakan Ayam KUB di Sulamu

  • Bagikan

SULAMU, TOPNewsNTT|| Bupati Kupang hadiri pembukaan pelatihan Budidaya Pertanian Hortikultura Organik dan Peternakan Ayam KUB pasca Seroja se-klasis Sulamu (Selasa,.2/11).

Ketua Panitia pelaksana Pdt.Markus Leunupun,M.Th dalam laporannya mengatakan,
“Bagai Seroja sudah berlalu, tapi badai kehidupan terus berlanjut. Layar belakang kegiatan yang akan berlangsung 2-4/11 di Jemaat Ebenhaezer Taupkole, Desa Bipolo..”

Pelatihan akan berfokus pada jemaat-jemaat di Klasis Sulamu yang terkena dampak Siklon Seroja.

Bupati Kupang serahkan bibit tanaman hortikultura dan pupuk

Pelaksana pelatihan adalah Tim.Tanggap Seroja Sinode GMIT, Satgas Kompas Tani dan Koperasi Produsen Kasih Sejahtera Utama. Tujuannya adalah memberdayakan ekonomi jemaat melalui usaha Hortikultura dan ayam KUB.

Turut hadir dalam pembukaan pelatihan antara lain Sekretaris Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Kupang, Amin Juariah,STP, MM, KMK Sulamu Pdt.Yubus Kaytulang,M.Th, Tim Tanggap Seroja Sinode GMIT Satgas Kompas Tani, Manajer Koperasi Produsen Kasih Sejahtera Utama, Para Pendeta se-Klasis Sulamu, para peserta dan tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya Bupati Kupang, Drs.Korinus Masneno,MM, menyampailan ucapan terima kasih kepada semua pihak yang telah menginisisasi kegiatan pelatihan yang menyentuh langsung masyarakat Kabupaten Kupang yang terkena dampak Seroja.
“Selama ini kita sudah berusaja hanya belum beraungguh-sungguh. Banyak orang lebih suka menjadi buruh tani sepeeti kelapa sawit di luar daerah atau menjadi satpam di Jakarta, daripada membangun kabupatem Kupang melaluo bertani dan beternak. Semoga dengan pertanian ini merubah cara pandang masyarakat.” Ujar Bupati.

Bupati berharap kedepannya kelompok tani dapat menyatu dengan gereja agar dapat dibina dengam baik.

Revolusi 5P dimaksudkan agar semua unsur dapat berkolaborasi sehingga dapat membangun ekonomi kabupaten Kupang.

Diakhir sambutannya, Bupati Kupang menyampaikan sebuah nasihat,
“Menaburlah dengan sukahati, bekerjalah dengan setulus hati.”

Bupati Kupang saat itu menyerahkan bantuan benih sayuran, jagung hubrida, pupuk organik cair dan herbisida kepada gereja se-klasis Sulamu.

Diakhir acara dilanjutkan dengan diskusi panel Bupati Kupang bersama para pendeta dan peserta.|| juli br

Sp.forkopim setda kab.kupang

  • Bagikan