BPC HIPMI kota Kupang Gelar CEO Forum, Hadirkan Testimoni Pengusaha Sukses

  • Bagikan

KUPANG, TOPNewsNTT||Badan Pengurus Cabang HIPMI Kota Kupang dibawah kepemimpinan Yusak Vicktor Benu,SE menggelar CEO Forum pada Kamis, 16/12 bertempat di Aula Suba Suka Room.

CEO Forum adalah sebuah forum pertemuan sharing pengalaman dan peningkatan kapasitas lewat testimoni para pengusaha senior yang menjadi  nara sumber. Para pengusaha tersebut dipandang sebagai nara sumber yang kompeten karena yang merupakan pengusaha yang dinilai cukup sukses dalam menjalankan usahanya baik di NTT maupun diluar NTT.  Dari testimoni kesuksesan disertai kiat-kiat menjadi pengusaha atau enterpreneur peserta yang merupakan badan pengurus HIPMI san pengusaha muda dapat memperoleh berbagai kita jitu menjadi pengusaha sukses. Acara mengusung  thema adalah “Berinovasi bangkitkan ekonomi NTT.”

Hadir secara langsung nara sumber  Dr.Jefritson Riwu Kore (walikota Kupang dan pengusaha di Jakarta), Agus Nazar GM PT PELINDO Kupang, Boby Lianto (Calin Ketum KADIN NTT dan pengusaha property) serta Boby Pitoby (Ketua DPD REI NTT dan pengusaha bidang property, BPR, Travel Agent). Dan moderator adalah Yusak Benu sendiri. Dan hadir secara online lewat zoom sebagai nara sumber adalah Abraham Paul Liyanto (pengusaha bidang pendidikan dan kesehatan serta ketum.KADIN NTT dan anggota DPD RI Dapil NTT),

Para Nara sumber : Kiri ke kanan :Boby Pitoby, Agus Nazar, Dr.Jefritson Riwu Kore,MM, Boby Lianto dan moderator Yusak Viktor Benu serta hadir secara virtual Ketum KADIN NTT priode 2018-2021 Abraham Paul Liyanto

Dalam sesi pemaparan para nara sumber selain membeberkan testimoni memulai usaha juga memberikan quotes-quotes yang menjadi kiat sukses mereka.

Seperti Walikota Kupang memaparkan bahwa ia memulai usaha bukan dari modal besar tapi dengan memanfaatkan peluang sekecil apapun yang ditemuinya dan jangan takut memulai sebuah usaha.

Jefry mengatakan bahwa usaha harus dilakukan dengan upaya sungguh-sungguh, rajin dan belajar menjadi pintar dalam mempertahankan dan kembangkan usaha. Dan tidak boleh puas dengan upaya yang sudah dilakukan dan  hasil yang dicapai. Harus selalau mau berusaha. Jujur dan andalkan Tuhan  adalah kata kuncinya.

Sementara Abraham Paul Liyanto menyatakan selain berani mengambil peluang sekecil apapun, harus juga memiliki pengetahuan managemen usaha dan keuangan yang benar dan tepat. Pendidikan merupakan faktor penting selain usaha keras, jujur dan takut Tuhan.

Terkait kejujuran, Abraham Liyanto menyentil harus dibuktikan dengan kerja nyata, tidak bisa hanya janji-janji. Ia mendorong para anggota dan Badan Pengurus Cabang HIPMI Kota Kupang mampu mengembangkan sumber daya manusia pribadi dengan tak kenal lelah belajar karena ilmu bisnis, enterpreneur selalu berkembang. Dan ia sangat mengapresiasi upaya HIPMI kota Kupang lewat forum edukasi semacam CEO Forum ini.

Sementara Agus Nazar GM Pelindo Kupang menitipkan pesan penting agar sukses yaitu :  Known Your Self (kenali diri sendiri termasuk potensi dan kekurangan), Be Your Self (Jadilah diri sendiri) dan Do Your Self (Lakukan sendiri).

Boby Pitoby mengatakan bahwa sebagai pengusaha dan calon pengusaha kerendaan hati mau belajar pengalaman dari kesuksesan pengusaha lain adalah kunci keberhasilannya. Ia juga mengatakan dirinya bisa sukses karena selalu mau mengambil dan memanfaatkan pekerjaan dan peluang walau kecil sekalipun. Karena disinilah letak awal kesuksesan yakni mau belajar bekerja dari job-job kecil untuk menjadi batu loncatan dipercaya pada job besar. Belajar harus dari peluang kecil, sehingga siap untuk peluang besar karena sudah melengkapi diri dengan pengalaman dari bawah. Dan saat sudah memiliki usaha besarpun, belajar tidak boleh berhenti karena ilmu bisnis terus berkembang. Selain itu kerja keras dan rajin.

Diakhir sesi testimoni, Boby Lianto ia tekankan point penting yakni inovasi bangkitkan ekonomi dan munculkan enterpreneur baru di NTT.

Selain itu ia mengajak semua enterprrneur juga mau berinovasi dalam berusaha jangan monoton tapi dikembangkan sesuai perkembangan dan kebutuhan zaman.

Kedua ia juga ingatkan agar jangan jadi pengusaha yang hanya mengharapkan dan rebutan “kue apbd” tapi ciptakan usaha baru ddngan upaya dan modal ssndiri.

Ketiga ia menyentil masalah usaha industri yang masih saja berputar sekitar perhotelan, kuliner dll yang sama.

Ia ajak sdmua enterpreneur muda mau berinovaai dengan melirik potensi sda NTT dengan pengolahan bentuk baru dan brand baru, ujar pengusaha coklat asli Sumba Barat ddngan brand Ghaura.

Ia ajak para pengusaha mau temukan serta berani membuat produk olahan baru dari potensi sda NTT yang melimpah dan beri brand unik serta ikut pameran-pameran mulai yang tingkat kota, provinsi, Indonesia, bahkan ia siap mengakomodir untuk pameran-pameran di luar negeri.

Boby menjamin bahwa dengan inovasi baru dan berani memamerkannya ke luar NTT bahkan luar negeri maka potensi daerah akan punya memiliki value besar. Dan kesuksesan enterpreneur muda di NTT khususnya kota Kupang makin terbuka.

Ia juga belajar menjadi pengusaha dari ayahnya dan pengusaha luar bagaimana menjadi pengusaha.

Ia ajak peserta mau melihat dan memulai usaha dari usaha rumahan dengan terus belajar menghasilkan produk berkualitas dengan harga yang meningkat.

Boby menyebut saat ini perkembangan teknologi digitalisasi di semua sektor maka usaha saat ini makin mudah dilakukan.

Boby menyebutnya ilmu pengusaha adalah krenovasi atau kreasi dan inovasi.

Ia ajak para enterpreneur mudi di HIPMI kota Kupang mau belajar bagaimana mengolah sda di NTT yang kaya, belajar managemen usaha dengan teknologi digital yang makin berkembang dengan quotes “Go Inovation, Go Industry, Go export and Go digital.”

Inilah jamannya anak-anak muda kota Kupang menjadi pengusaha muda yang berhasil.

“Sebagai pengusaha muda harus beri respek kepada senior pengusaha, tapi jika mereka sukses bukan berarti kita tidak bisa hebat, tapi mereka sukses karena mereka sudah melakukannya lebih dulu. Mari kita tunjukkan bahwa kita adalah generasi muda terhebat pada masa kita.” Ujar Boby menyemangati.

Sementara Yusak Benu dalam penjelasannya diakhir acara mengatakan CEO Forum menjadi jawaban dari janji Badan Pengurus HIPMI Kota Kupang yang sebelum dilantik meminta tugas pertama dari  walikota sebagai mitra yang oleh walikota memberi tantangan untuk HIPMI kota Kupang menggelar CEO Forum ini.

Tujuannya agar para pengusaha muda HIPMI mau sukses, maka harus merapikan secara organisasi dengan membekali mereka dengan ilmu dari pengalaman para senior sehingga keluar bisa jadi pengusaha sukses yang berguna untuk sesama.

“Kadang kita merasa mampu tetapi atas kemampuan yang dimiliki kita masih perlu arahan dna belajar dari pengalaman para pengusaha senior. Dan peresrta adalah 47 anggota HIPMI kota Kupang.” Ujar Yusak.

Target HIPMI kota Kupang, ungkap Yusak,  adalah melayani lewat asosiasi ini dan jangan ada tendensi politik tapi hanya untuk melayani dan menjadi berkat lewat gerakan mendorong pertumbuhan ekonomi NTT agar bangkit dan bergerak bersama.

Upaya HIPMI mendukung UMKM  adalah dengan memberikan pelatihan packeging hasil produk yang menarik.

Dukungan KADIN menurut Boby Lianto adalah mendukung para pengusaha di HiPMI untuk bangkit dan berkembang.

Jika ia terpilih sebagai ketum KADIN NTT maka ia ingin para pengusaha menjadi pengusaha digital yang inovasi dan kreatif.|| juli br

 

 

  • Bagikan