Alumni Spentig’95 Kupang Gelar Reuni Dan Temu Kangen Perdana Di In Out Resto

 

Kota, Topnewsntt.com., Sabtu, 20/10/2018, Alumni Spentig’95 Kupang gelar Reuni  dan Temu Kangen perdana di In Out Resto. Menurut salah satu alumni yang adalah panitia reuni Semy Kefi kepada Top News NTT bahwa moment Reuni dan Temu Kangen Perdana SMPN 3 Kupang ini dilaksanakan dalam rangka mengenang 23 tahun lalu lulusan sekolah ini dengan mengumpulkan seluruh alumni 1995 agar bisa bertemu, berbagi kisah hidup, keluarga, pekerjaan diantara sesama teman, maupun berjumpa dengan mantan guru mereka.

Sedangkan ketua panitia reuni Sony R.Manuain,SH.,MM yang merupakan ASN di lingkup pemerintahan Kota Kupang kepada Top News NTT jelaskan :
“Lewat reuni dan temu kangen perdana sekolah ini kita bisa bertemu teman alumni,  mantan guru dan  wali kelas kami yang karena segala kesibukan belum pernah berjumpa lagi. Dan juga bisa berbagi berkat dari pekerjaan kami,  baik terhadap teman-teman yang belum memiliki pekerjaan maupun terhadap sekolah kami SMPN 3 Kupang.” Ujarnya disela-sela persiapan sebelum kegiatan dimulai.

Sony (demikian sapaannya) yang saat ini adalah seorang PNS di Pemerintahan Kota Kupang menjelaskan jika reuni ini hanya butuh waktu 2 bulan persiapan bersama teman-teman yang ada di Kota Kupang. Dan sebelum acara puncak Gala Dinner dengan mengundang puluhan teman alumni dan mantan guru mereka, panitia sudah melaksanakan dua kegiatan besar sejak dua hari lalu. Yaitu pada Jumat, 19/10 laksanakan anjangsana ke Panti Asuhan Kayape di kelurahan Kelapa Lima  untuk  berbagi kasih  beberapa barang kebutuhan panti dan uang tunai yang diperkirakan berjumlah seluruhnya Rp.5.000.000, dan Sabtu, 20/10 pukul 08.00-12.00, bersama Satkrim Narkoba Polresta Kupang selenggarakan Sosialisasi Bahaya Narkoba kepada Siswa bertemat di SMPN 3 Kupang. “Dan malam Puncak Reuni ini akan kami adakan beberapa moment sebagai ungkapan kebersamaan dan rasa terima kasih terhadap guru-guru yang hadir. Seperti persembahan paduan suara dan pembacaan ungkapan hati para alumni Spentig’95  bagi para mantan guru dan kepala sekolah, pengalungan selendang yang sudah dibordir nama sekolah dan alumni Spentig’95, surprise Kue Tart Happy Aniversarry Wedding dari mantan pasangan  guru SMPN 3 (Pak Bambang dan ibu  serta salah satu teman alumni),  dan HUT ke 53 istri pak Bambang yang juga adalah seorang guru. Dimeriahkan juga dengan tarian bersama Tobelo dan dansa usai makan malam bersama.

Dalam moment ini pula dikukuhkan pula badan pengurus Panitia Alumni Smentig’95 Kupang yang kedepannya, jelas Sony akan membuat planing program kegiatan diberbagai bidang seperti  sosial, pendidikan, kesehatan, rohani, dll.

Dalam moment reuni dan temu kangen Spentig’95 Kupang hadir juga mantan kepala Sekolah tahun 1995 John da Costa yang sudah masuki pensiun.

Kepada media ini da Costa ungkapkan rasa terima kasihnya dan sangat terharu  dengan moment menyentuh ini bahwa mantan anak-anak didik mereka masih mengingat mereka. Dan sangat bangga karena ternyata mereka sangat berhasil dalam kehidupan, pendidikan dan karir.

Dengan terharu dan bangga da Costa acungkan jempol bagi seluruh mantan alumni 1995. Karena hampir semua sukses. Bahkan ada yang sudah mencapai gelar  S2 bahkan doktor. Dalam pengamatannya, da Costa ungkapkan bahwa seluruh alumni memiliki pekerjaan layak. Bahkan PNS. Dan dirinya sangat bangga akan keberhasilan mereka yang menyiratkan keberhasilan rekan gurunya.
“Saya sangat terharu karena seluruh alumni 95 ini masih ingat kami guru mereka. Dan saya bangga mereka semua rata-rata berhasil dalam pendidikan mereka. Saya bangga sungguh.” Ujarnya berkaca-kaca.

da Costa juga berharap kegiatan malam ini tidak berhenti sampai disini tapi ada kelanjutannya. Dan jika lewat pembentukan panitia alumni mereka berencana melaksanakan program-program sosial dan edukasi baik bagi selolah mereka dan teman-teman alumni yang kurang beruntung, dirinya sangat mendukung dan siap memberikan kontribusi dalam hal yang bisa dilakukannya.

Mantan guru bahasa Inggris, Bambang juga sangat apresiasi alumni 95 ini. Karena punya ide gelar moment Reuni dan Temu Kangen setelah 23 tahun lalu berpisah. Sebagai mantan guru pak Bambang dan istrinya yang juga adalah guru di sekolah ini berharap agar moment ini bisa dilanjutkan dengan hak yang lebih positif kedepannya guna ikut bangun dunia pendidikan NTT.**))juli br

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *