3 Pesan Khusus Pdt.Emr.F.A.Luase,Sm.Th Dalam Khotbah Ibadah Syukuran HUT Ke 99 JEBAN 2022

  • Bagikan

KUPANG, TOPNewsNTT||Panitia Perayaan HUT ke 99 tahun Jemaat GMIT  Bait El Nunhila tahun 2022 menggelar Syukuran HUT Ke 99 jemaat yang berdiri pada 17 Junin1923 silam yang dilaksanakan dalam ibadah pagi Hari Minggu, 19 Juni 2022 di jemaat Bait El Nunhila di jalan Kecapi kelurahan Nunhila, Kecamatan Alak, kota Kupang.

Khusus ahad ini, ibadah digelar terpusat satu kali ibadah pada pukul 09.00 wita pagi dengan menghadirkan seluruh jemaat dan kehadiran para pendeta yang pernah bertugas di jemaat ini dan sekarang sudah pensiun (emeritus).

Ibadah syukur HUT JEBAN ke 99 tahun hari ini dipimpin oleh Pdt.Emr.F.A.Luase,Sm.Th yang dalam khotbah pesan syukuran HUT ke 99 tahun GMIT Bail El Nunhila mengatakan bahwa jemaat ini sudah 99 tahun berjalan dalam pimpinan Tuhan melewati dan menghadapi berbagai suka-duka, pergumulan, masalah dan berkat penyertaan Tuhan dan hingga merayakan HUT ke 99 17 Juni 2022 ini merupakan hal yang luar biasa.

Sudah banyak tindakan menjaga, membersihkan dan pengorbanan waktu, tenaga bahkan jiwa demi tetap menjaga hirarki pelayanan gereja kepada Allah Tri Tunggal dan kita merasakan benar penyertaan Allah pada hamba Tuhan dan jemaat Bait El Nunhila hingga HUT 99 tahun ini.

Pendeta Alfred mengangkat kisah firman Tuhan dalam bacaan kali ini dalam kitab Sefanya 3:9-13 tentang sikap dan tindakan Raja Yosia menjaga kekudusan kerajaan Israel dan ajaran Tuhan terpelihara dalam kerajaan Israel.

Dan sikap Raja Yosia yang menyapu bersih semua orang yang mengikuti ajaran Baal.

Pdf.Emeritus Alfred Luase menyebut memory sejarah perjalanan jemaat Bait El Nunhila yang berdiri dari tekad 33 orang yang terdiri dari 12 orang wanitadan 18 orang laki-laki yang dibaptis oleh pdt D.S.Eli di Namosain yang jadi bagian jemaat Betel Nunhila dan berubah jadi Bait El Nunhila. dan kemudian berkembang hingga sekarang dan berubah menjadi Jemaat Bait El Nunhila yang sekarang. Komunitas jemaat itu awalnya bernama “Akulah Terang Dunia.”

Tidak ada satupun jemaat GMIT di Klasis Kota Kupang mengalami kondisi pergumulan dan pergolakan seperti jemaat Bait El Nunhila, sebutnya.

Dari sejarah menjaga, membersihkan dan memelihara baik pengajaran, sejarah dan aturan gereja berjalan dengan aturan Sinode GMIT, Jemaat Bait El Nunhilalah yang pertama kali melakukan tindakan menarik turun dan mengusir pendeta dengan ajaran yang tidak Calvinisme sesuai ajaran Marthin Luther. Dan semua itu dklakukan demi memurnikan tata aturan dan pengajaran gerej berjalan sesuai koridor yang berlalu di Sinode GMIT.

Sehingga 1990 mulai damai setelah Allah menghalau semua badai pergumulan keluar. Sikap Raja Yosia harus diteladani oleh pendeta dan majelis serta jemaat Bait El Nunhila agar terjaga ajaran dan aturan gereja yang Calvinis.

Pendeta Luase memberi 3 pesan khusus HUT Ke 99 Jemaat GMIT Bait El Nunhila yakni kita diminta untuk kembali kepada Hukum Kasih Allah dalam pengajaran Yesus Kristus. Karena menjaga pengajaran dan aturan gereja yang murni tanpa disertai kasih Kristus, maka akan tidak berarti apa-apa.

Pesan kedua adalah menyucikan hati, diri dan kepada pengajaran yang benar dari Firman Tuhan di Alkitab dan hanya itu yang dapat menjaga kita dari ajaran dan pengaruh yang jahat dan sesat agar dapat diperkenankan Tuhan masuk ke HUT 100 tahun, tahun 2023.

Pesan ketiga adalah setia melaksanakan semua tugas dan pelayana gereja dan tugas pelayanan klasis dengan melakukan Prinsip 4 B yaitu
Pertama Bersekutu, Bersaksi, Berdoa dan Beribadah dan melayani.
Semuanya harus dilakukan berdasarkan panggilan hati nurani dan jiwa Kristen. MELAYANI Dengan KASIH dan berdasarkan panggilan hati, memberi semuanya untuk pelayanan demi kemuliaan nama Allah Bapa, Anak dan Roh Kudus.

Ketua panitia Pelaksana Ramedes Taga Doko,S.E melaporkan bahwa Jemaat sejak berdiri 17 Junin1923 hingga 17 Junin2022 di Persada Pulau Timor, Jemaat Bait El Nunhila merasakan penyertaan Tangan Tuhan yang luar biasa dalam sejarah dan pelayanan.

Selama 99 tahun melayani jemaat Tuhan, JEBAN (Jemaat Bait El Nunhila) sudah mengutus 43 pendeta dalam melayani jemaat Tuhan di sini, sehingga memeriahkan dan sebagai ungkapan syukur jemaat atas penyertaan Tuhan yang luar biasa, maka dibentuklah panitia dengan keanggotaan terbesar sebanyak sepanjang perayaan HUT JEBAN yakni 300 orang.
Dengan tujuan agar jika satu berhalangan ada yang lain menggantikan tugasnya sehingga acara bisa berjalan sesuai rencana.

 

Tujuan perayaan HUT ke 99 JEBAN adalah melaksanakan Program pelayanan MJ Bait El Nunhila tahun 2022 yakni merayakan HUT Ke 99 dengan melibatkan seluruh elemen jemaat.

Tujuan ketiga adalah sebagai momentum bagi jemaat masa kini menghargai para pelaku sejara gereja serta kisah-kisah penting yang telah terjadi selama kurun waktu 99 tahun.

Perayaan sudah dimulai sejak 1-19 Juni nanti, dan berpusat di gedung kebaktian jemaat Bait El Nunhila.

Kegiatan pra HUT dan puncak perayaan yang sudah dilaksanakan antara lain jalan santai yang dirangkai dengan senam pagi yang ada doorprizenya serta opening dimulainya rangkaian kegiatan perayaan HUT JEBAN ke 99 tahun 2022 dan ditandai dengan pelepasan burung merpati oleh dua pendeta (Abdi Allah) ibu Pdt.Selvianu A.Pollo-Milla,S.Si-Teol dan Ibu Pendeta Marsalina Saetban-Maufa,S.Th (yang adalah ketua dan wakil ketua majelis jemaat JEBAN saat ini).

Ada juga lomba masak ikan kuah asam 8 Juni 2022 dengan peserta dari bapak ibu jemaat JEBAN.

HUT ke 99 JEBAN tahun 2022 mengambil Thema ” JEBAN dalam Perjalanan Waktu” dan sub thema ” Melalui HUT JEBAN ke 99, kita mantapkan persekutuanz kesaksian dan pelayanan kasih antara jemaat dan sesama sebagai ibadah yang sejati. (Roma 12 : 1).

Sementara penganggaran dilaporkan Ramedes berasal dari jemaat sendiri

Sementara ketua klasis Kota Kupang dalam pesan suara gembala memberi penguatan rohani agar

Ibadah syukur di meriahkan dengan tarian, paduan suara serta penyerahan cinderamata bagi para pendeta emeritus, jemaat tertua yang masih hidup dan juga makan bersama menandai syukur.

Ketua klasis kota Kupang dalam pesan suara gembala agar Jemaat dan Abdi Allah serta seluruh pelayanan jemaat tetap menjalankan pelayanan dengan berlandaskan Takut Akan Tuhan, kasih dalam Kristus, kekudusan dan kesucian serta persekutuan dalam Allah Tri Tunggal.||juli br

  • Bagikan