Pelaksanaan MPLS/MOS TA 2020/2021 SMKN 1 Kupang taat protokol kesehatan Covid-19

KUPANG, TOP News NTT ■■ Hari ketiga pelaksanaan  Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah/Masa Oroentasi Sekolah (MPLS/MOS)  TA 2020/2021 SMKN 1 Kupang dalam pantauan media ini berlangsung sesuai Protokol Kesehatan dalam masa penanganan penularan Covid-19.

Siswa Peserta MOS diwajibkan mengukir suhu dan mencuci tangan sblm masuk ke aula

 

MPLS/MOS  berlangsung selama 3 hari sejak Senin, 2 – 4 Juli 2020 bertempat di Aula Utama SMKN 1 Kupang.

Kasek SMKN 1 Kupang Mathias Beeh dalam acara penutupan MOS menyatakan bahwa MPLS adalah momen istimewa yang telah diatur dan dipersiapkan dengan baik dengan tetap mematuhi protokol Covid.

Tujuan MOS adalah untuk memperkenlkan profil sekolah kepada siswa baru sebagai aset berharga  keluarga besar SMK N 1 KUPANG sehingga mereka dengan mudah bsa menyesuaikan diri dengan pendidikan vokasi di SMK N 1 kupang.

“Kami kemas acaara secara padat dan ketat hanya 4 jam setiap hari bagi setiap jurusan dengan materi inti terutama untuk penyesuaain tatib sekolah dan model pembelajaran NEW NORMAL  SMK N1 KUPANG.” Ujar Mathias usai penutupan MOS Sabtu, 4 Juli 2020 di Aula SMKN 1 Kupang.

Siswa wajib ukur suhu tubuh

Demikian juga penjelasan Donatus Bria, Ketua Panitia PPDB 2020/2021 sekaligus Wakasek Kesiswaan dan guru Bahasa Inggris kepada awak media sebelum penupan sesi ke 5 dan 6 pada Sabtu, 4 Juni 2020.
Menurut Donatus, pelaksanaan MPLS/MOS dilaksanakan dengan menaati protokol kesehatan yaitu setiap hari 3 jam perjurusan dan di bagi dalam 2 sesi. Sehingga 752 siswa baru kelas 10 dsri 5 jurusan dibagi dalam 6 sesi. Setiap kelas dari setiap jurusan diambil 30 siswa sehingga setiap sesi terdiri dari 144 siswa mengikuti MOS. Sehingga dalam waktu 3 hari ke 752 siswa bisa tercover dalam proses MPLS/MOS. Waktu sista mengikuti MOS hanya 3 jam tanpa break time dan langaung siswa dituntun keluar oleh senior-senior kakak tingkat, panitia PPDB dan seluriti. Pengawasan benar-benar ketat sehingga menghindari kumpulan dan kerumunan siswa di lingkumgam sekolah.

Selain itu, pelaksanaan kontrol pengukuran suhu, pemakaian masker dan cuci tangan dan pembatasan jumlah siswa yang masuk lingkungan sekolah, diawasi dan dituntun dengan baik dan ketat sehingga menghindari penumpukan dan kerumunan siswa serta kontak fisik antar siswa.

“Panitia benar-benar menerapkan protokol kesehatan dalam pelaksanaan MOS agar menghindari kerumuman dan penumpukan sisws di lingkungan sekolah sehingga meminimalisir penularan virus Covid-19.” Ujar Don.

Panitia dari guru 16 org, siswa senior 30 orsng dan setiap hari senior yang hadir 10 orang di tambah Security 4 orang mengamankan seluruh proses MOS, 21 unit sarana cuci tangan, 2 thermo gun, serta masker yang disiapkan sekolah.

 

Materi adalah Profil Sekolah oleh Kasek SMKN 1 Kupang Mathias Beeh, pengenalan lingkungan sekolah, pengenalan masing-masing  jurusan dan tatib sekolah.■■ juli br

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *