Terakreditasi B FH UPG 1945 NTT siap lepas 70 wisudawan pada 21 Desember 2019

NTT, TOP NEWS NTT■■ Fakultas Hukum UPG 1945 NTT akan kembali melepaskan 70 calon Sarjana Hukum dalam Rapat Senat Terbuka Universitas 1945 bersama 4 prodi lainnya pada 21 Desember 2019.

Demikian penjelasan Wakil Dekan 1 Bidang Akademik dan Dekan  Fakultas Hukum UPG 1945 NTT Simson Lasi,S.H, M.H dan Wakil Dekan 1 Bidang Akademik Marthen Dillak,S.H,MH ditemui media ini Jumat, 6/12/2019 di Kampus FH UPG 1945 NTT.

Marthen Dillak menyatakan dengan wisuda ke-3 2019 ini maka sudah 200-an wisudawan yang di lepas oleh Fakultas Hukum  UPG 1945 sejak Definitif 31 Mei 2017 saat SK perubahan nomen klatur menjadi UPG 1945.”Dengan wisudawan kali ketiga FH sudah melahirkan 200-an Sarjana Hukum sejak berintegrasi dari PGRI ke  UPG 1945 terbitnya SK No.17 Mei 2017.” Jelas Marthen bangga.

Marthen juga menguraikan bahwa dengan penerbitan SK itu ijasah yang dikeluarkan oleh UPG 1945 dinyatakan legal dan sudah terserap diberbagai bidang pekerjaan pemerintah dan swasta.  Yang membuktikan bahwa kualitas lulusan UPG 1945 berkualitas dan patut diperhitungkan.” Jelas Marthen bangga.

Selama dua tahun berjalan dan sudah  3 kali melahirkan 200-an sarjana,  menurut Marthen, FH UPG 1945 sudah ikut memberi kontribusi yang cukup bagi dunia pendidikan tinggi di NTT dengan memberi kesempatan bagi anak-anak dari kalangan tidak mampu untuk  menempuh pendidikan.”UPG 1945 punya terobosan yang sangat menolong para mahasiswa yang tidak mampu yaitu program Jamkesmawa (Jaminan Kesehatan Mahasiswa). Sebuah program jaminan kesehatan bagi mahasiswa tidak mampu dari sakit sampai meninggal akan diurus dan dibiayai oleh pihak universitas.” Tandas Marthen berpromosi.

Marthen berpesan agar para lulusan fakultas hukum UPG 1945 harus mengamalkan ilmu hukum mereka dengan memegang prinsip menghadirkan keadilan dimanapun mereka berada.

Hukum harus memberi harapan keadilan bagi masyarakat seperti prinsip : “Ubi Societas, ibi ius” atau dimana ada masyarakat disitu ada hukum.”
“Karena  hukum hadir  untuk memberi keadilan bagi sebuah peradaban manusia dan membuat keteraturan bagi kondisi kacau karena banyak ketidakadilan didalam kehidupan peradaban manusia. Saya  berharap lulusan UPG 1945 akan menjadi pengacara yang berintegritas dan berjiwa keadilan.” Tandas Marthen.

“Kami sangat berharap ada perhatian baik pemerintah daerah, kwmemterian dikti dan wakil rakyat dapil NTT Anita J.Gah membantu kami ruangan pengadilan semu untuk tempat praktek.” Ujar Marthen.

Hal senada juga diungkapkan oleh Dekan FH UPG 1945, Simson Lasi,S.H,.M.H yang dengan bangga menyatakan sejak UPG 1945 secara definitif  disyahkan dengan terbitnya SK tanggal 17 Mei 2017 output dari  FH UPG 1945 sudah tidak.diragukan lagi karena sudah lakukan pelayaan sesuai standar operasioanl pendidikan tinggi yang ditetapkan dan sesuai UU no.12 tentang pendidikan tinggi dan memenuhi standar publik. Saya sangat berharap agar dunia kerja dapat mempergunakan tenaga kerja lulusan FH karena dan tidak dipersulit lagi karena ada jaminan sk.289/2017 perubahan nomen klatur dari PGRI ke UPG 1945  yang menyatakan bahwa ijasah lulusan UPG 1945  dengan terbitnya SK itu menyatakan bahwa seluruh ijasah UPG 1945 syah dan diakui oleh negara sehingga haraoan kepada publik dan instansi pemerintah jangan ragu dan mempersulit lagi. Karena FH UPG 1945 sudah akreditasi B “gemuk” dan syah. Dan jika ingin melamar pada  kepolisian, TNI dan  kejaksaan harus dari fakultas yang sudah terakreditasi B. Bukti kualitas FH UPG 1945 adalah pada TA 2019 FH peroleh 105 mahasiswa dan pendaftar terbanyak, walaupun masih dalam tahap pemulihan. Dan ada 4 anggota DPR yang kuliah disini karena akreditasi B gemuk itu.” Jelas Simson.

Target FH 2020/2021 harus ada pada posisi stabil, akreditasi minimal A dan penerimaan mahasiswa baru 300 mahasiswa dan berstandar nasional. Dan untuk target itu FH akan turun sosialisasj dengan LKBH bahwa ada jaminan lulusan sebelum peroleh pekerjaan akan berpraktek di LKBH UPG 1945.

Harapan kepada pemda untuk beri rekomendasi kepada para ASN untuk Kuliah di FH UPG 1945.

Kami akan berusaha kerja sama dengan Pemda join dengan LKBH lakukan pendampingan bagi masyarakat dan orang tua serta para lulusan SMA dan SMK jangan ragu daftarkan anaknya kuliah di UPG 1945 terkhusus FH karena punya kualitas yang bagus. Sudah terakteditasi B, punya LKBH untuk praktek, dan ada Program Jamkesmawa.

“UPG 1945 sangat layak  jadi pilihan  orangtua, masyarakat dan para birokrasi untuk menempuh pendidikan tinggu, FH punya kualitas yang tidak kalah dengan FH di universitas kainnya.” tandas Simson diakhir wawancara.■■juli br

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *