Eden Kalakik Pastikan Tour di Timor 2018 Mampu Tingkatkan Jumlah Kunjungan Wisatawan Ke NTT

NTT, Topnewsntt.com., Eden Kalakik Kabag Promosi Pariwisata Dinas Pariwisata Provinsi NTT sebagai ketua panitia pelaksana event tahunan Tour di Timor 2018 kepada Media ini pastikan jika Konsep Tour di Timor 2018 akan mampu tingkatkan jumlah kunjungan Wisatawan ke NTT.

Eden diruang kerjanya saat ditemui media ini pada Rabu, 7/11 jelaskan jika promosi pariwisata NTT sudah memiliki tiga brand besar yang jadi icon dari masing-masing daerah penyelenggaraan. Brand promosi pariwisata lewat event pariwisata itu antara lain daratan Timor dengan event  Tour di Timor yang sudah berlangsung sejak 2016 dan  2017 dan 2018 akan dilaksanakan pada 4 s/d 9 Desember 2018, Daerah Flores dengan event Tour de Flores (yang sudah berlangsung dua kali 2016 dan 2017) dan  kabupaten Sumba dengan Festival 1001 kuda, festival Tenun Ikat.

“Karena ketiga event ini, provinsi  NTT sudah menjadi destinasi wisata yang akan dikunjungi. Dengan data Dispar provinsi NTT ada peningkatan jumlah kunjungan di dua kabupaten dan daratan Timor.  Ketiga event itu menjadikan obyek wisata di hampir 22 kabupaten kota jadi pilihan. Sehingga dari data dari  22  Dinas pariwisata di Provinsi NTT, jumlah kunjungan alami peningkatan hingga 2017 kemarin mencapai 1.200 pengunjung dari target 3 ribu kunjungan. Namun data BPS yang diambil berdasarkan tingkat hunian hotel dan penginapan hanya 800 pengunjung saja.” Jelas Eden.

Rencananya pada Tour di Timor 2018 akan diikuti oleh 43 peserta baik dari Jakarta, Yogya, Kota Kupang, Surabaya dan RDTL yang sudah mendaftar hingga tanggal Rabu, 7/11.

Tour di Timor 2018 akan dilaksanakan melewati 4 etape yang akan dimulai dari Kabupaten Malaka, Belu, TTU, TTS, Kabupaten Kupang dan Kota Kupang. Etape pertama dari titik star  di Kabupaten Malaka ke Kabupaten Belu, etape kedua dari Kabupaten TTU ke Kabupaten TTS, Etape ke 3 Kabupaten   TTS  ke Kabupaten Kupang , Etape 4 Kabupaten Kupang ke Kota Kupang. Dalam Tour di Timor 2018 masih dipakai konsep Touring bukan race sehingga akan ada persinggahan ke destinasi unggulan dan destinasi baru yang ingin dipromosikan di setiap kabupaten yang menjadi titik singgah atau etape. Rencananya disetiap.kabupaten akan disuguhi sajian tarian  dan atraksi budaya masing-masing kabupaten dan juga hasil kerajinan dari pelaku ekonomi pariwasata.

” Ada.dua hal yang menarik dari Tour di Timor 2018. Pertama yaitu  Lomba selfvlog di destinasi wisata yang bisa di ikuti semua kalangan yang berhadiah belasan juta rupiah. Dalam lomba ini akan di cari 6 pemenang dari juara 1-3 dan harapan 1-3 namun hasil selfvlog harua diunggah ke media sosial maupun media pemberitaan dan bukti berupa link publikasi harus di kirimkan ke panitia di Dinas Pariwisata provinsi NTT, kedua adalah dalam rangka menunjang program gubernur NTT bapa Viktor B.Laiskodat yaitu budi daya, pengembangan akan daun kelor dan produk ikutannya serta menjadikan NTT sebagai Provinsi Penghasil Kelor, yaitu kewajiban  bagi setiap kabupaten titip etape untuk sajikan kuliner berbahan daun kelor.” Ungkap Eden bersemangat.

Mengenai lokasi persinggahan dan titik start disetiap kabupaten singgahan masih dilakukan survei oleh Tim gabungan dari Dinas Pariwisata NTT  beserta jajaran TNI, Polri dan unsur terkait lainnya yang rencananya akan  berlangsunga dari 12-13/11.

Anggaran dari pelaksanaan Tour di Timor ini jelas Eden, akan di lakukan sharing anggaran dengan 5 kabupaten  dan Kota Kupang serta Dispar Provinsi NTT.
“Ke 5 Pemkab dan Walikota sudah sanggupi sharing anggaran tersebut. Besarannya adalah sesuai kemampuab daerah dan sudab dianggarkan dalam pembahasan APBD murni 2019.” Jelas Eden terkait anggaran.

“Harapannya, dan jadi target Dispar NTT adalah ada peningkatan Jumlah kunjungan ke NTT. Dan ada terungkap destinasi obyek wisata baru dari setiap kabupaten dan Kota Kupang yang bisa dikelola pemerintah kedepannya dan jadi destinasi wisata baru selain yang sudah dikenal di kelim kabupaten dan Kota Kupang di daratan Timor ini.” Uajr Eden sambil senyum. **))juli br

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *