Kunker Komisi II DPR RI Ke Pemprov NTT, Bawa Lengkap Semua Unsur

NTT, Topnewsntt.com., Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) sebagai salah satu dari 11 (sebelas) Komisi DPR RI dengan lingkup tugas di bidang Urusan Dalam Negeri, Sekretariat Megara, dan Pemilu melakukan reses dalam Masa Persidangan Tahun Sidang 2018-2019 ke Pemprov NTT pada Jumat, 2/10/2018.

Rombongan  Kunker Komisi II DPR RI dalam masa reses ke Pemrov NTT kali ini lengkap dengan semua unsur, dan  dipimpin langsung oleh Ketua Komisi II DPR RI Zainudin Amali dan didampingi oleh anggota komisi antara lain Tuty Rosdian (PDIP) , Tabrani Mahmud (Golkar),  Agus Makmur Santoso (Golkar),  Asikin Sotadikin (Gerindra), PKB  Robi Pani, dll didampingi  oleh para mitra dari Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Agraria dan Tata Ruang (ATR) & Badan Pertahanan Nasional (BPN), Ombusdman RI, Deputi Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) Robert Simbolon, Hary Wijaya dari Komisi Pemillihan Umum (KPU) RI, Labay Ony dari  Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) RI , Nyoman Arsa dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) RI, Sumadnan Badan Arsip Nasional,  Prasetyo dari Kementerian Sekretaris Negara, dan Dirjen Dukcapil, diterima oleh Wagub NTT Yosep.A.Nae Soi didampingi Ketua DPRD Provinsi NTT Anwar Pua Geno diruang rapat gubernur NTT.

Dalam sambutan singkatnya, Wagub NTT Yosep A.Nae Soi menyampaikan :
“Kami memberikan apresiasi atas reses pertama Komisi II DPR RI untuk pemerintahan baru (Viktor Laiskodat dan Josef Nae Soi),”

” Dalam kunjungan ini, kita akan   bincang-bincang tentang bayak hal seperti ;  penyelenggaraan pemerintah daerah dan desa sebagai implementasi UU No 6 Tahun 2014 dan UU No 34 Tahun 2014 mengenai administrasi pemerintahan. Juga membahas tentang pelayanan publik dan tenaga honorer dan penyelesaian program E-KTP dan mengenai DPT dan persiapan Pemilu 2019,” lanjut Nae Soi terkait materi Kunker.

Sedangkan Ketua Komisi II DPR RI, Zainudin Amali dalam sambutannya mengatakan bahwa reses di masa sidang pertama 2018-2019 ini adalah sebagai  bentuk perhatian khusus terhadap Provinsi Nusa Tenggara Timur dari Komisi II DPR RI sehingga dalam reses ini membawa rombongan yang lengkap untuk meninjau sejauh mana pelaksanaan pemerintahan di NTT. Terutama jelang perhelatan pileg dan pilpres 2019.

“ Provinsi NTT jadi pilihan dan menjadi salah satu tujuan kunjungan reses kami, selain ke Kalimantan Barat dan Lampung, karena kami tahu NTT sangat butuh perhatian khusus dan memang menjadi perhatian kami, Komisi dua.  Artinya NTT istimewa bagi Komisi dua .”ujar Zainudin Amali.

Lebih lanjut Ketua Komisi II mengatakan: “Ada berapa hal yang ingin dipantau secara langsung tentang pemerintahan di NTT dan tentang kependudukan yang menjadi bagian penting dalam konstentasi Pemilu 2019”.

“Hal lain yang ingin kami pantau adalah tentang masalah pelayanan publik. Seperti disampaikan bahwa NTT selalu menjadi yang terbawah dalam IPM dan Kemiskinan yang terkait dengan pelaksanaan pelayanan publik. Kami  ingin mengetahui persiapan Pemprov NTT dalam menghadapi Pileg dan Pilpres serentak 2019 dan tentang arsip nasional,” ungkap Ketua Komisi II DPR RI.

Turut hadir dalam pertemuan dengan Tim Kunker Komisi II DPR RI yakni pimpinan  OPD Pemprov NTT , Walikota Kupang beserta pimpinan SKPD, Ketua KPU NTT, Ketua Bawaslu NTT, dan Ombusdman NTT.

Pada kesempatan itu wagub Yosef A.Nae Soi meminta laporan terkait masalah e-KTP kepada Kadis Kesehatan Provinsi NTT. Dalam penjelasannya Kadis Kesehatan menjelaskan tentang data jumlah warga wajib KTP yang sudah lakukan perekaman berjumlah, dan berapa banyak yang belum lakukan perekaman.

Kadis Kesehatan Provinsi NTT jelaskan bahwa dari jumlah masyarakat NTT yang  5 juta lbh jiwa, dan jumlah kk 1 juta lbh, maka  total masyarakat wajib KTP yang sudah lakukan perekaman adalah sebesar  4.497.573 orang atau 88,66%, dan ada  11,34% warga aajib KPT yang  belum lakukan  perekaman e-KTP dengan berbagai alasan dan kendala. Dan dalam mendukung pileg dan pilpres 2019, Dinas Kesehatan bersama walikota dan para bupati sudah dan sementara   lakukan  upaya-upaya untuk  percepatan perekaman e-ktp di 21  kab dan 1  kota (Kota Kupang) dengan surat perintah dari Gubernur NTT  walikota dan bupati  untuk lakukan  percepatan perekaman e-KTP,  fasilitasi data penduduk dipemda yaitu pada  Dukcapil kota dan kabupaten dengan  laksanakan  perekaman keliling atau jemput bola kepada pemilih pemula Sekolah Lanjutan Atas  dan di wilayah-wilayah yang belum laksanalan perekaman atau yang perekamannya dibawah 85%. Sedangkan kabupaten yang sudah di atas 85%  lakukan perekaman  seperti di kabupaten  Kupang, Kabupatsn TTS, Kabupaten  Sumba Barat,  Kabupaten Sumba Barat Daya, Kabupaten  Malaka dan kota Kupang. Juga upaya koordinasi ke Dirjen untuk upaya  jangka pendek agar dilaksanakan  perekaman e-KTP untuk  siswa SMA  kelas  3. Dan usulan penambahan Tenaga Lapangan bagi Dukcapil dan lakukan  koordinasi dengan pemkot dan pemkab untuk segera lakukan percepatan  perekaman diwilayah dibawah 85%.***)juli br

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *