Kondisi Terkini Dari PSU Pilkada Bupati Dan Wakil Bupati TTS 2018

TTS, Topnewsntt.com., Pemungutan Suara Ulang Bupati (PSU)  dan wakil Bupati TTS berlansung pada sabtu, (20/10) di 30 TPS yang tersebar di 19 Desa yakni Desa Boentuka, Polo, Nunusunu, Koa, Oe’uban, Nefokoko, Halme, Fenun, Lanu, Anin, Fae, Kuale’u, Leonmeni, Fatu Ulan, Tesi Ayofanu, Falas, Mnesatbubuk, Laob, dan Besleu melahirkan banyak situasi dan perasaan bercampur aduk dari berbagai kalangan. Terutama dari pasangan peserta pilkada Bupatai dan  wakil bupati kabupaten TTS, parpol pendukung, pendukung dan timses masing-masing pasangan, maupun masyatakat TTS.

Pantauan media ini bahwa PSU di 30 TPS berjalan Lancar, aman, dan damai. “Khususnya pada TPS 4 Desa Kuale’u, proses PSU berawal dengan baik dan berakhir pula dengan aman dan tertib sesuai harapan rakyat dan pihak keamanan.” Demikian pernyataan Babinsa Desa Kuale’u Yusak Fa’ot menjelaskan situasi PSU tersebut.

Selain itu Kepala Dusun 4 Desa Kuale’u, Laaser Tamonob kepada media ini  mengatakan bahwa atas kerja sama yang baik dari pihak penyelenggara, panwas, pihak keamanan, serta masyarakat maka PSU di TPS 4 Desa Kuale’u dapt terlaksana dengan baik, namun harapan dari masyarakat adalah semoga PSU ini merupakan proses terakhir menuju titik terang dari sengketa Pemilu Bupati dan wakil bupati kabupaten  TTS,  sebab masyarakat sudah jenuh menanti hasil sengketa yang belum berujung sampai skarang.

Sebenarnya, jelas  Laaser,  masyarakat cukup kecewa dengan sengketa pemilu yang mewajibkan 30 TPS untuk mengikuti PSU, karena masyarakat tidak bersalah, mengapa masyarakat yang harus mengabaikan semua persiapan lahan menyambut musim tanam hanya untuk melakukan PSU.
“Masyarakat kecewa sebenarnya karena kondisi sengketa pilkada ini dimana masyarakat tidak ada kesalahan apa-apa kok harus korbankan kegiatan rutin persiapkan lahan jelang musim penghujan, harus ditinggalkan demi ikut Pemilihan Suara Ulang. Kami sebagai masyarakat merasa dirugikan dengan kondisi ini.” Tandas Laasar ungkapkan kekecewaan terkait PSU Pilbup dan wabup TTS 2018 ini.

Di tempat terpisah yakni pada TPS 4 Desa Fenun, Ketua KPPS Melky Banunaek menjelaskan kepada media ini bahwa kotak suara dan juga C1KWK berhologram asli dari setiap TPS akan di jemput langsung oleh pihak penyelenggara KPU  tingkat Kecamatan  setelah proses perhitungan di tingkat TPS yang akan  langsung kantor  KPUD Kabupaten TTS.

Adapun hasil PSU dari 2 TPS yang di pantau langsung oleh media ini antara lain  TPS 4 Desa Kaule’u :
Jumlah Daftar Pemilih Tetap 243 orang, Daftar Pemilih Tambahan 7 orang, dan Daftar Pemilih Pindah 1 orang, jumlah 251 orang. Jumlah surat suara sah 177, surat suara tidak sah 1, jumlah 178. Jumlah pencoblos 178, tidak coblos 72.

Hasil PSU : Paslon Nomor Urut 1 (Selan-Tanaem) memperoleh 2 suara, paslon nomor urut 2 (Naitboho-Kase) memperoleh 29 suara, paslon nomor urut 3 (Tahun-Konay) memperoleh 143 suara, dan paslon nomor urut 4 (Lakapu-Mella) memperoleh 1 suara.

TPS 4 Desa Fenun Jumlah Daftar Pemilih Tetap 209 0rang, Daftar Pemilih Tambahan 15 orang, dan Daftar Pemilih Pindah 7 orang, jumlah 231 orang. Jumlah surat suara sah 207, surat suara tidak sah 2, jumlah 209. Jumlah pencoblos 209, tidak coblos 22.

Hasil PSU : Paslon Nomor Urut 1 (Selan-Tanaem) memperoleh 1 suara, Paslon Nomor Urut 2 (Naitboho-Kase) memper oleh 7 suara, paslon nomor urut 3 (Tahun-Konay) memperoleh 198 suara, dan paslon Nomor Urut 4 (Lakapu-Mella) memperoleh 1 suara.**)) juli br

Sumber : liputan langsung wartawan Spektrumntt.com. (Mega Ngefak)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *