DR.Marius Ardu Jelamu Janji Akan Beri Pelatihan Keterampilan Bagi Pelaku Ekonomi Kreatif Pariwisata NTT

NTT, Topnewsntt.com., Demikian pernyataan DR.Marius Ardu Jelamu kepada Top News NTT usai pembukaan Pagelaran Budaya NTT 2018 di Taman Budaya Gerson Poyk Kupang (Selasa,16/10/2018).  Kegiatan ini diprakarsai oleh Jemmy Pragina Gong selaku Pimpinan Produksi Kegiatan PEKAN BUDAYA NTT 2018 malam ini menampilkan :  Choreography (Jemmy Dance Academy), Mural Performing Arts, Musik Kreasi Daerah, Fashion Show 22 kabupaten kota,  Tarian Daerah 22 Kabupaten Kota, kumis Production, Paduan Suara Alumni Gita Bahana Nusantara, NTT Menari dan Pameran Seni Rupa, disertai pameran hasil kerajinan pelaku ekonomi kreatif pariwisata NTT.

PEKAN BUDAYA NTT 2018 sebagai salah satu  kegiatan seni yang sangat bermanfaat untuk menambah edukasi dalam pertumbuhan & perkembangan Seni di  Nusa Tenggara Timur.

Pagelaran Budaya NTT 2018 yang  menampilkan berbagai atraksi  seni budaya NTT termasuk Tenun Ikat dan paneran  hasil kerajinan pelaku ekonomi kreatif pariwisata NTT berupa pakaian dan aksesoris ini,  dalam rangka memperkenalkan dan mengangkat kekayaan seni budaya dan tenun ikat NTT sebagai bagian dari promosi pariwisata NTT ternyata sangat menarik perhatian Kadis Pariwisata NTT DR.Marius Ardu Jelamu. Kepada Top News NTT, Jelamu menyatakan kekaguman dan antusiasmenya dalam ikut  mendukung  kegiatan pagelaran budaya ini yaitu dengan memberikan pelatihan peningkatan keterampilan lewat program pemberdayaan.

Menurut Jelamu, dalam  atraksi seni budaya karya pelaku seni berbakat NTT malam ini  terpampang beraneka potensi pariwisata NTT  lewat berbagai atraksi budaya hari ini. Dan semua kekayaan yang  beragam dan  indah ini adalah sebuah kebanggaan bagi masyarakat NTT dan penunjang promosi pariwisata NTT.

Dalam Pagelaran Budaya 2018 yang  disertai pameran aneka keterampilan seni dan aksesoris dari bahan tenun ikat dan sda lokal ini Jelamu terlihat antusias mengikuti semua persembahkan atraksi seni budaya yang disajikan lewat tarian, lagu, fashion show pakaian tenun ikat dan atraksi budaya.

Sebagai  Kepala Dinas Pariwisata NTT,  Drs.Marius Ardu Jelamu khusus datang karena melihat ada sebuah benang merah antara pagelaran ini dengan program promosi pariwisata NTT yang akan  menjadi destinasi Dunia.

Nampak Marius Jelamu sangat antusias mengikuti sajian pagelaran musik, tarian dan lagu-lagu tradisional yang dibawakan oleh anak-anak muda NTT.

Ia juga tidak lupa mengunjungi stand mini pameran hasil kerajinan seni asli NTT yang digelar di gerai Art Center Taman Budaya. Dalam stand kecil yang di ikuti oleh 6 pelaku ekonomi kreatif  pariwisata NTT itu, antara lain memamerkan hasil olahan dari Alor, Sumba Barat Daya,  Sabu dan Rote Ndao Marius mencicipi tester dari olahan Sei Ikan dan olahan lain yang di pamerkan. Bahkan membelinya untuk dibawa pulang.

Dalam kesempatan itu kepada Topnewsntt.com, Marius Ardu Jelamu sebagai Kadis Pariwisata Provinsi NTT  menyatakan sangat terkesan dengan pagelaran malam ini. Karena program ini sejalan dengan program promosi pariwisata pemprov NTT lewat Dinas Pariwisata. Marius bahkan ingin agar program ini bisa disinkronkan dan menjadi muara pameran seni, budaya dan kuliner serta Tenun Ikat yang memjadi kekayaan pariwisata provinsi NTT.

“Kegiatan ini sangat mengesankan. Karena malam ini walau belum semua daerah, namun bisa dilihat betapa kaya, indah dan beragamnya kekayaan adat, seni, budaya, tarian, lagu, kuliner, pakaian adat dan tenun ikan serta cerita budaya yang bisa menjadi  obyek dan destinasi yang bisa dijual kepada dunia. NTT luar biasa.” Tandas Jelamu bangga.

Sejalan dengan program promosi pariwisata pemprov NTT yang termaktub dalam 6 tekad yaitu menjadikan NTT sebagai pintu gerbang  destinasi wisata dunia, lewat penggalian potensi pariwisata, melakukan pelatihan pemberdayaan bagi pelaku ekonomi kreatif bidang pariwisata  agar makin meningkat income mereka dan sejahtera. Dengan itu, Jelamu berharap promosi pariwisata bukan hanya menjadi tugas pemerintah tapi juga masyarakat karena mereka ikut merasakan peningkatakan kesejahteraan dari segi pariwisata.
Dan ia berkomitmen memberikan pelatihan bagi pelaku ekonomi kreatif pariwisata ini sehingga makin mampu mengelola usaha mereka. Karena hasil karya mereka menurut Jelamu adalah ikon penting bagi promosi pariwisata NTT kedepannya. Pemerinrah perlu memberikan perhatian terhadap mereka. Karena pariwisata NTT hidup karena pekerja seni dan pelaku ekonomi kreatif pariwisata ini. Sudah selayaknya pemerintah provinsi memberikan perhatian bagi peningkatan kapasitas dan keterampilan mereka. Dengan semua dukungan pemerintah, Jelamu berharap tingkat kedatangan wisatawan bisa di tingkatkan. Harap Jelamu diakhir wawancara kami.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *