KPK Salut Kepada Pemkab Sabu Raijua, Karena Sudah Ada Perbup Pengendalian Gratifikasi

Menia, Sabu Raijua, Topnewsntt.com ,- Tiga strategi besar KPK, dan dalam bekerja satu hal yang dicari penegak hukum.  Hal itu terungkap saat tatap muka, antara plt.bupati sabu raijua, para pimpinan OPD dengan pihak KPK. yang dihadiri dua pejabatnya,: Abdurahman Waluyo,(unit koirdinasi dan supervisi pencegahan penanggungjawab untuk wilayah ntt. mendampingi 23 daerah, dan Untung Wicaksono, untuk daerah bali dan ntb. di ruang aula utama pemda, di menia, senin (1/10/2018)

Kedatangan KPK, kali ini Untuk tindak lanjuti rencana aksi pemberantasan korupsi terintegrasi di pemda sabu raijua, yang telah di mulai sejak 2016, ungkap Abdurahman, dirinya pun, berharap agar kegiatan ini berlanjut dengan para opd, agar dapat tindak lanjuti sesuai arahan yang sudah diberikan serta ikuti aturan yang berlaku nantinya.

Menurut plt.bupati, Nikodemus Rihi Heke,MSi. yang memimpin acara tatap muka tersebut, mengatakan, ada 14 opd bersama-sama dengan kpk, sejak pagi tadi, untuk mendapatkan pendampingan dalam rangka pencegahan tindakan korupsi secara terintegrasi.

Lebih lanjut, kata waluyo, kpk punya 3 strategi besar dalam memberantas korupsi, pertama, adalah penindakan(ini langkah terakhir) tujuannya agar membuat orang jerah mekakukan korupsi. Ke dua, strategi pendidikan, maksud dan tujuannya agar memastikan orang tidak mau untuk korupsi. Ke tiga, melakukan perbaikan sistem supaya tata kelola dan sistem bisa berjalan dengan baik, sehingga mencegah peluang untuk korupsi.

Karna itu, waluyo menekankan kepad seluruh pejabat agar kerja sesuai aturan. Karna bagi kpk, tambah dia, dalam bekerja satu hal yang di cari oleh penegak hukum adalah “NIAT JAHAT” dari sipelaku. Hal lain yang di katakannya lagi, bahwa sabu raijua, dalam hal melaporkan LHKPN mencapai 100 %.

Mengenai GRATIFIKASI, salut kepada pemda sabu raijua karna sudah ada perbup tentang pengendalian gratifikasi sejak tahun 2017, artinya, infrastrukturnya sudah lengkap. Bila perlu , tidak perlu lagi laporkan ke jakarta lagi,” ungkapnya.

Kepada pemda, harapnya, “Agar belajar dari pengalaman yang lalu, dan bangkit untuk membangun kearah yang lebih baik.

Sementara Untung Wicaksono, menekankan pada perencanaan, pengadaan barang dan jasa, aset daerah dan perijinan serta sistem kegiatan berbasis elektronik, maupun tentang anjab lainnya.
Acara yang dimulai pkl 15.00 itu, selain di isi dengan penjelasan tentang aturan aturan hukum dan tugas kpk, juga dilakukan tanya jawab diseputar LHKPN. **))juli br

Sumber :  SP,Humas Sarai /Arif Bait/Kupangmedia.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *