BNNP NTT Gelar Diseminasi Informasi  Narkoba  Bagi Puluhan Guru PAUD/TK Sekota Kupang

NTT, Topnewsntt.com., BNNP NTT terus lakukan upaya tingkatkan pemahaman, dan  pencegahan penyalah gunaan dan pengedaran narkoba disemua kalangan masyarakat, termasuk kepada  anak – anak usia dini melalui para Pengelola dan Pendidiknya.  Upaya ini diwujudkan BNNP NTT pada  Kamis,  (04/10)7 melalui Seksi Pencegahan, menggelar Diseminasi Narkoba dan bahaya penggunaan serta pengedarannya kepada  para Pengelola dan Pendidik Anak Usia Dini se-Kota Kupang yang digelar di aula BP. PAUD &DIKMAS Provinsi NTT.

Kegiatan yang diikuti oleh 74 peserta yang adalah guru dan pendidik PAUD / TK se-Kota Kupang ini  di buka oleh Kepala BNNP NTT   ( Brigjend.Pol.Teguh Iman Wahyudi, SH.MM) yang adalah  sekaligus sebagai Narasumber yang  didampingi oleh Kabid. P2M dan Kasie Pencegahan.

Dalam sanbutan pembukaannya,  Teguh Imam Wahyudi nyatakan bahwa  dirinya sangat harapkan  dukungan dari para pengelola dan pendidik yang berasal dari PAUD dan Kelompok Bermain se-Kota Kupang untuk selalu menjaga dan memberikan pemahaman akan bahaya narkoba kepada anak – anak asuhnya,  serta ikut menjaga lingkungan Kelompok Bermain / PAUD dari bahaya makanan dan minuman ringan yang dijual bebas disekitar lokasi sekolah. Karena  tidak tertutup kemungkinan makanan dan minuman tersebut ada yang mengandung zat adiktif berbahaya. Teguh Imam Wahyudi juga berharap agar dari diseminasi  ini para Guru/tenaga pendidik bisa menjadi corong bagi BNN dalam menyampaikan informasi kepada anak – anak, orangtua siswa, keluarga bahkan tetangga di lingkungan tempat tinggal tentang bahaya narkoba.

Dalam pembukaan dan dilanjutkan dengan pemaparan materi diseminasi,  Teguh Iman Wahyudi  paparkan tentang kondisi peredaran narkoba di Indonesia dan di Provinsi NTT,  program – program dalam upaya pencegahan dan pemberantasan penyalagunaan dan peredaran gelap narkoba yang sudah, sedang dan akan terus secara kontinyu dilakukan oleh BNNP NTT.

Diseminasi dilanjutkan dengan pemateri Kedua yaitu  Kepala Seksi Pencegahan (Markus Raga Djara. SH.MHum) yaitu pemaparan materi tentang Narkoba dan Bahaya Penyalahgunaan serta Upaya pencegahan bagi anak – anak usia dini. Markus paparkan tentang bahaya narkoba bagi anak – anak lewat makanan dan minuman ringan yang dijual bebas dan peran para pengelola maupun pendidik untuk selalu mewaspadai bahaya narkoba. Markus Raga tekankan kepada para guru dan pendidik agar menjaga anak didik dengan selalu ingatkan mereka  untuk  tidak membeli jajan secara sembarangan tanpa ada pengawasan dari pengelola / pendidik maupun orang tua.

Kegiatan  di lanjutkan dengan sesi tanya jawab dimana banyak peserta dari pengelola maupun pendidik yang belum paham akan bentuk dan jenis serta dampak narkoba. Sesi tanya jawab  dipandu oleh Kabid. P2M (Ir. Yosef Gadhi) sebagai moderator dan Drs. Tonny S sebagai pembawa acara.

Dalam sesi usul saran, kebanyakan peserta sangat berharap BNN harus menjalin kerjasama dengan Para pengelola dan Pendidik anak usia dini agar informasi terkait narkoba dan bahayanya, serta aeperti apa cara pengedarannya selalu diikuti oleh para guru dan pendidik. Apalagi bagi anak-anak usia dini sangat baik jika kenalkan sejak usia dini terkait segala informasi Narkoba, bahaya penyalahgunaan dan pengedaranna. Dasar harapan itu adalah  karena jika sudah dibekali sejak usia dini, maka bisa diproteksi dan memperoteksi diri mereka dari narkoba. Dan yang pasti harapan agar  anak tumbuh  sehat, kuat  dan cerdas tanpa narkoba bisa di capai. Dan bangsa ini akan kuat dari segala aspek. **))juli br

Sumber : Siaran Pers BNNP NTT #stopnarkoba

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *