Sabtu, 22/9/2018 “TCP Model n Hunt 2018” Digelar Di Celebes

Kupang, Topnewsntt.com., TCP dibawah managemen Model, perancang busana khusus tenun ikat, pecinta tenun ikat dan juga seorang jurnalis media online dalam usia ke 4 tahunnya menggelar event perdannya dalam mencari bibit baru model dari kalangan kawula muda Kota Kupang. Event yang perencanaannya sudah dilakukan selama sebulan sejak Agustus ini digelar akhirnya di resto Celebes pada pukul.10.00 wita siang. Dalam audisi model n  hunt 2018 ini disertai workshop dengan pembicara antara lain : Melki Jemri Edison Neolaka, S.Sn.,M.Sn (Koreografer dan Budayawan Indonesia) Judul  materi : Arts Plagiarism,  Vibi J Putri Saqita Radamuri., S.IKom.,MH,  (Announcer, News Anchor, Lecture, MC). Judul Materi  : The Art of Public Speaking,  Solaiman Kristian Dekuanan (MUA Pengamat Fashion)
Judul : Promote Yourself with Good Make Up and Catwalk dan Rivani Bistolen
(Putri Pariwisata Indonesia Persahabatan 2016). Judul ; How to Improve Your Skill at Social Media,  James Radar, Amd.Kep
(Fotografer. Judul ; Model and Photography

TCP sendiri berdiri pada tanggal 14 juni 2014 bertepatan dengan malam puncak komodo travel mart yang di adakan di aula rumah jabatan gubernur.

Awal berdirinya TCP dimana tergabung 15 orang model yang memiliki rasa cinta terhadap pariwisata, budaya terutama terhadap tenun NTT, sehingga kami mengusung suatu misi untuk mempromosikan Tenun kepada seluruh masyarakat NTT khususnya kota Kupang dan menjadikan tenun sebagai ikon fashion bagi semua kalangan masyarakat. Serta merubah perspektif masyarakat terhadap tenun yang terkesan berat dan tradisional menjadi sebuah trend life style tenun dengan berbagai macam gaya sesuai dengan kebutuhan masing-masing.

Dengan demikian TCP berharap tenun dapat menjadi identitas diri masyarakat NTT seperti dahulu kala dimana tenun di pakai dalam keseharian masyarakat maupun dalam acara formal atau upacara adat.
Selama kurang lebih 4 tahun TCP terbentuk dan dengan misi dan visi yang nyata bagi perubahan image NTT semakin baik serta meningkatnya kepercayaan masyarakat NTT dan juga beberapa designer baik dari NTT maupun designer nasional yang mempercayakan TCP dalam mempromosikan tenun daerah NTT dalam bentuk pagelaran Fashion show, dalam kesempatan yang baik ini TCP berniat menjaring bakat bakat baru di dunia modeling yang tentu saja memiliki visi dan misi yang sama dengan TCP sehingga kedepannya TCP dapat lebih mempromosikan dan memasyarakatkan tenun dan budaya NTT tentunya. Kami yakin akan banyak bakat bakat baru yang bergabung memperkuat misi kami kedepannya.

Tidak hanya untuk menjaring bakat baru di dunia modeling kami juga mengadakan workshop kepada seluruh masyarakat yang ingin menambah wawasan mengenai seni budaya, tarian, public speaking, make up, catwalk, profesional model, manners and attitude, photography dan tidak kalah penting social media improve.

Dengan materi yang kami sediakan besar harapan kami masyarakat mau lebih mencintai daerahnya, untuk itu kami memilih narasumber yang berkompeten di bidangnya dan tentunya mereka adalah bagian dari keluarga besar TCP itu sendiri, anak asli daerah NTT yang berkiprah di NTT hingga Nasional maupun internasional. Kami percaya bahwa anak daerah mampu memberikan yang terbaik bagi tanah kelahiran mereka sendiri.

Sebagai ketua panitia acara sekaligus koordinator team TCP model, saya mewakili semua yang bertugas ingin mengucapkan terima kasih sekali lagi pada Bapak gubernur Nusa Tenggara Timur,
Kepala Dinas pariwisata Nusa tenggara Timur
Dalam partisipasinya mendukung kesuksesan acara ini dan juga kepada sponsor swasta yang juga berperan penting dalam acara ini.

Demikian laporan panitia singkat dari saya. Saya berharap acara ini dapat berhasil dan peserta workshop merasakan kepuasan dengan materi dan beberapa penampilan bakat yang telah kami sediakan.

Dalam wawancara khusus dengan media, Erwin Yuan mengharapkan bisa memperoleh 20 orang model yang akan menggantikan model-model senior TCP yanh sudah tidak lagi aktif karena berbagai alasan. Sampai hari H penyelenggaraan TCP model n hunt 2018 ini sudah sekitar 18 orang mendaftar. Usia berkisar 15-23 tahun.

Erwin berharap dari event perdana TCP  ini bisa menjadi jejak awal bangkitnya dunia modeling NTT ke depan yang konsern terhadap tenun ikat NTT. Karena potensi anak muda NTT dalam dunia modeling sebenarnya sangat bagus sehingga harus diperhatikan. Terutama kepada pemerintah Erwn sangat berharap agar bisa ikut memberi perhatian baik dalam program dan anggaran.

Lewat event ini Erwin selaku manager TCP dan ketua panitia berharap akan muncul model-model baru bagi dunia modeling Kota Kupang yang lonsern terhadap tenun ikat.

Dalam event ini akan digelar.juga fashion show dari anak-anak TCP.**))juli br

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *