Anita Geram!, Ada RS Di Kota Kupang Tidak Konsisten Layani Pasien JKN-KIS

Namosain, Topnewsntt.com., Sikap ini di tunjukkan Anita Gah dalam sesi tanya jawab pada Sosialisasi 4 pilar Kebangsaan di Gereja Wesleyan Rumah Tujuh pada Selasa, 18/9/2018 saat mendengar bapa Yehezkiel keluhkan sudah punya kartu JKN-KIS tapi ke rumah sakit masih bayar obat lagi saat sakit.

Anita dengan geram menyatakan seharusnya jika masyarakat sudah memiliki kartu JKN-KIS saat berobat ke RS harus berobat gratis,  tidak boleh membayar. Anita meminta jika ada masyarakat miskin yang sudah atau belum punya kartu JKN-KIS dan diperlakukan tidak adil dalam pelayanan kesehatan, maka telpon dirinya,  bila perlu di depan dokter atau perawat dan foto kejadian itu atau rekam dialognya dan kirim kepada dirinya. ” karena ada UU bagi RS yang akan dihukum dan didenda jika  menolak pasien. Apalagi pasien JKN-KIS. Pasien JKN-KIS tidak perlu membayar apapun ke pihak RS saat berobat. Karena RS dibayar oleh BPJS Kesehatan dan pihak BPJS di bayar oleh pemerintah sehingga keduanya harus memberikan pelayanan terbaik  bagi pasien JKN-KIS.” Ujar Anita Geram.

Anita juga anjurkan jika ada masyarakat pemegang JKN-KIS harus beli obat atau bayar bagi pelayanan kesehatan, dipersilahkan mengumpul semua kuitansi maka akan bantu ke BPJS Kesehatan untuk dikembalikan uangnya. Karena setiap rumah sakit punya daftar obat yang menjadi haknya pasien JKN-KIS yang disetujui oleh Kementrian Kesehatan RI.

Karena RS dibayar oleh BPJS Kesehatan, BPJS Kesehatan dibayar oleh pemerintah baik dari Anggaran Pusat (APBN), maupun pemerintah daerah (APBD Kota dan Kabupaten). Sehingga tidak perlu pemegang kartu JKN-KIS membayar apapun dengan dalih apapun. Jika ada RS yang menuntut agar pasien membayar, maka harus di tindak.

Anita juga menjelaskan sifat gotong royong dalam mekanisme kerja BPJS Kesehatan. Bahwa peserta ada tiga dari Anggaran APBN, APBD dan Mandiri. Dan dana yang di bayar secara mandiri inilah jika peserta belum mempergunakan maka akan dipakai oleh peserta JKN-KIS.

Karena berbagai keluhan ini Anita anjurkan agar masyarakat menjadi pemilih cerdas pada pileg 2019.

“Saya dipilih atau tidak oleh bapa mama, saya jika masih dipercaya sebagai wakil rakyat di NTT maka semua adalah warga saya. Perjuangan saya adalah masih ada 1.500 warga miskin di NTT yang belum dapat JKN-KIS. Kalau ada masalah dibidang kesehatan saya minta jangan segan telpon atau datangi Rumah Aspirasi Anita Jacoba Gah di Jln.Ahmad Yani depan stadion Merdeka Oeba.” Papar Anita bersemangat.**))juli br

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *