AMAPEK (Aliansi Masyarakat Alor Peduli Keadilan) Kembali Melakukan Demonstrasi Di Bawaslu NTT

NTT, topnewsntt.com., Jumat, 31 Agustus 2018 pukul 10.00-13.00 longmars dilakukan oleh 40-an orang Massa Aksi menuju Kantor Bawaslu Provinsi NTT.

Juru bicara Massa Aksi  Yoel Umbu Rity mengatakan bahwa ini adalah aksi kedua untuk mengawal persoalan mutasi dan pemecatan yang dilakukan Petahana Bupati Alor.

Kami menilai bahwa Bawaslu Provinsi NTT sudah kemasukan angin tidak profesional dan tidak menunjukkan diri berintegritas. Bawaslu Provinsi  NTT tidak boleh tinggal diam dan mementahkan perintah Bawaslu RI nomor 1262/K.Bawaslu/PM.06.00/VIII/2018 yakni terkait Pelimpahan Berkas Laporan.

Bawaslu Provinsi NTT harus menggelar perkara untuk kasus pelanggaran yang dilakukan oleh petahana Bupati Alor. Bawaslu Provinsi NTT tidak boleh terkooptasi dengan kepentingan pragmatis. Kami akan terus bersuara untuk keadilan, hidup rakyat.

Daniel Lanma, koordinator Lapangan mengatakan, jangan karena kekeluargaan Bawaslu Provinsi  NTT tidak bisa menunjukan taringnya untuk eksekusi kasus ini. Panwaslu Alor sudah tidak bisa diharapkan lagi untuk menangani kasus ini. Mereka sudah tidak bisa dipercaya, mereka sudah termakan oleh petahana. Kami akan melakukan aksi ini pada hari senin lagi.

Ketua Bawaslu Provinsi NTT ketika menerima audiens AMAPEK mengatakan bahwa akan secepatnya melakukan rapat koordinasi dan bersedia menerima audiens pada hari senin nanti. **))juli br

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *